Metroterkini – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kepulauan Meranti mulai melakukan pemeliharaan dan penggantian lampu penerangan jalan umum (PJU) yang mengalami kerusakan maupun tidak lagi menyala di sejumlah wilayah.
Pemeliharaan tersebut ditargetkan mencakup sekitar 8.000 titik lampu PJU yang tersebar di sembilan kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Meranti Muhammad Fahri, SKM., melalui Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan, Topan Iskandar, S.IP., mengatakan pemeliharaan dilakukan terhadap lampu yang rusak, tidak menyala, maupun kondisinya sudah tidak layak.
“Target kita sekitar 8.000 titik lampu jalan yang tersebar di sembilan kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Namun, pemeliharaan 8.000 titik lampu penerangan jalan umum ini tidak dilakukan sekaligus, tetapi secara bertahap. Pelaksanaannya kami sesuaikan dengan kemampuan dan ketersediaan anggaran yang ada saat ini,” kata Topan, Jum'at (02/10/2026).
Menurutnya, pelaksanaan pemeliharaan juga mempertimbangkan tingkat urgensi serta kondisi lampu di masing-masing lokasi. Selain berdasarkan hasil pemantauan petugas di lapangan, Dishub juga menerima laporan dan keluhan masyarakat terkait lampu penerangan jalan yang mengalami kerusakan.
“Selain dari hasil pantauan kita di lapangan, keluhan masyarakat terkait lampu yang putus juga menjadi perhatian dan akan kita tangani. Namun, pelaksanaannya tetap kita sesuaikan dengan kemampuan anggaran dan tingkat urgensinya,” ujarnya.
Topan menyebutkan, proses pemasangan dan penggantian lampu tersebut telah berlangsung selama beberapa hari. Namun, pihaknya belum dapat memastikan kapan seluruh target 8.000 titik lampu PJU tersebut dapat diselesaikan.
Hal tersebut disebabkan keterbatasan sumber daya manusia, khususnya tenaga teknisi yang melakukan pekerjaan di lapangan.
“Untuk pemasangan ini sudah berlangsung selama dua hari. Target penyelesaiannya belum dapat kita tentukan karena jumlah SDM kita masih terbatas,” jelasnya.
Secara keseluruhan, sekitar 20 petugas terlibat dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari teknisi, petugas administrasi, serta perwakilan UPT yang berada di wilayah Rangsang dan Belitung.
Dengan kondisi tersebut, Dishub Meranti memastikan pemeliharaan akan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan titik-titik lampu yang mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan segera, sembari menyesuaikan pelaksanaan dengan kemampuan anggaran yang tersedia.
