Seru! Menyelam Bersama Ribuan Ubur-ubur

Seru! Menyelam Bersama Ribuan Ubur-ubur

Metroterkini.com - Tak hanya Spongebob yang bisa bermain dan berenang bersama ribuan ubur-ubur. Anda pun ternyata bisa melakukannya di danau ubur-ubur. Di Pulau Eil Malk, Palau, terdapat sebuah danau unik yang menjadi habitat ribuan ubur-ubur. Dalam bahasa Palau danau ini bernama Ongeim'l Tketau yang berarti 'danau kelima', tetapi nama danau ubur-ubur tampaknya lebih melekat di ingatan semua orang.

Danau ubur-ubur merupakan salah satu objek wisata andalan Eil Malk. Eil Malk adalah bagian dari Kepulauan Rock. Sementara Palau sendiri adalah sebuah negara kepulauan yang terletak di Samudera Pasifik. Palau berbatasan dengan wilayah utara perairan Indonesia dan Filipina. 

Danau yang dihuni oleh ribuan ubur-ubur ini sudah berumur kurang lebih 12.000 tahun. Meskipun tampak terpisah dari pantai di dekatnya, sebenarnya danau ubur-ubur terhubung dengan laut, melalui tiga terowongan berada di dekat permukaan danau. Diperkirakan danau ini terbentuk karena naiknya permukaan air laut yang meluap ke daratan dan kemudian mengisi lembah. Kemungkinan besar saat itu ubur-ubur yang tadinya hidup di laut ikut terbawa dan terjebak di perairan danau tersebut selamanya.

Ubur-ubur yang hidup di danau ini berasal dari spesies ubur-ubur emas (Mastigias sp.) dan ubur-ubur bulan (Aurelia sp.). Menurut Wikipedia, ubur-ubur emas tersebut masih berkerabat dengan ubur-ubur berbintik yang hidup di laguna dekat danau. Kemungkinan besar dulunya kedua jenis hewan lunak ini merupakan spesies yang sama. Hanya saja karena ubur-ubur bermigrasi dan menjadikan danau sebagai habitat, perlahan-lahan mereka berevolusi menjadi spesies ubur-ubur yang berbeda.

Seperti dilaporkan Atlas Obscura, hidup di perairan yang aman, tanpa ada predator yang mengancam kelangsungan hidup membuat ubur-ubur ini kehilangan sebagian besar mekanisme pertahanan dirinya. Tentakel ubur-ubur di danau ini memang masih bisa menghasilkan sengatan, tetapi tidak cukup kuat sampai bisa dirasakan oleh saraf sensorik di kulit manusia. Jadi berenang bersama ubur-ubur ini relatif tidak berbahaya.

Danau ini memang banyak diburu oleh para penyelam dan wisatawan. Mereka umumnya ingin merasakan sensasi menyelam yang berbeda dengan ribuan ubur-ubur. Dan lokasi ini memang diperbolehkan untuk diselami. Tetapi aktivitas scuba diving tidak diperbolehkan di sini karena dikhawatirkan dapat merusak ekosistem.

Pada siang hari, pengunjung bisa menyaksikan ubur-ubur bermigrasi ke sisi lain danau. Ubur-ubur ini memang suka bergerak mengikuti arah sinar matahari, karena sinar matahari sangat penting untuk fotosintesis ganggang yang menjadi sumber makanan utama mereka. [ndn-mer]

Berita Lainnya

Index