Metroterkini.com – Tiga dari lima Fighter (petarung ) Kabupaten Bengkalis, Ade Kurniawan, Panro dan M. Febriyan meraih medali emas di ajang Kick Boxing SKA Sport Show yang di gelar di Mall SKA pada Sabtu dan Minggu (22-23/8/2026). Sementara dua atlet putri Novalia dan Dimas urung bertanding karena tidak ada lawan.
Ade Kurniawan kelas 75 kilogram meraih medali emas setelah mengalahkan Lutfhi dari Pekanbaru, Panro kelas 54 kilogram dan M. Febriyan kelas senior 67 kilogram.
Bagi Ade Kurniawan yang sehari-hari adalah pegawai Satpol-PP Kabupaten Bengkalis, M. Febriyan mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis, Panro, Novalia dan Dimas, ajang SKA Sport Show merupakan bagian dari persiapan menuju PON Beladiri yang akan digelar di Manado Sulawesi Utara pada Oktober 2026.
Ketua Pengkab Kick Boxing Bengkalis Wiwin Suryana mengatakan, keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, seperti pemilik SPPG Bengkalis Kota 1, Steven Dinata yang menyediakan makanan selama pemusatan latihan, Ketua KONI Kabupaten Bengkalis Darma Firdaus Sitompul, Kadispora Ardiansyah yang memfasilitasi tempat latihan, Kalapas Bengkalis Priyo Tri Laksono, PT. BLJ, Kepala Kantor Imigrasi Bengkalis Agnes Pramudya dan kedai kopi Kamboja.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Steven Dinata, Bung Darma Firdaus Sitompul, Kadispora, Kepala Lapas Bengkalis, PT. BLJ dan Kedai Kopi Kamboja serta Kantor Imigrasi Bengkalis," ujarnya.
Sementara itu, coach Uchip mengingatkan para anak asuhnya agar tidak berpuas diri dengan medali emas SKA Sport Show. Pasalnya, SKA Sport Show hanyalah sasaran antara untuk menuju iven lebih tinggi yakni PON Beladiri di Kota Manado. Untuk itu, ia meminta anak asuhnya tetap rendah hati dan terus berlatih keras agar meraih yang terbaik pada PON Beladiri mendatang.
"Apa yang kalian raih saat ini hanyalah permulaan. Target kita PON Beladiri 2026 di Sulawesi Utara," kata uchip memotivasi anak asuhnya. (Rudi)
