Libatkan Polisi, Lapas Bengkalis Razia Kamar Hunian Napi

Libatkan Polisi, Lapas Bengkalis Razia Kamar Hunian Napi

Metroterkini.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis melakukan razia rutin di blok hunian 05 D sampai kamar 12 D pada Jum'at 06 Maret 2026 malam.

Razia yang melibatkan pihak kepolisian ini dalam upaya memberantas barang terlarang (halinar) di lingkungan Lapas.

Razia dipimpin langsung oleh Kalapas Priyo Tri Laksono serta Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka.KPLP) Diasta Krismayandi didampingi oleh Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Kamtib), dan Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan.

Tim melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi yang ditandai seperti kamar hunian 05 D hingga 12 D. Dalam razia tersebut ditemukan sejumlah barang terlarang serta alat-alat yang diduga digunakan untuk keperluan ilegal. Barang terlarang tersebut disita dan diamankan. Namun, pihak Lapas tidak mempublis jenis barang terlarang yang ditemukan dalam razia tersebut.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, menyampaikan, kegiatan ini efektif dalam menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan Lapas, serta berhasil mengungkap dan mengamankan sejumlah barang terlarang yang berpotensi mengganggu stabilitas pembinaan warga binaan.

“Saya sangat mengapresiasi kerja keras, ketelitian, dan dedikasi seluruh petugas dan staf yang telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme. Keberhasilan razia ini tidak terlepas dari Sinergitas Aparat Penegak Hukum antara Polres Bengkalis dan komitmen bersama dalam memberantas Narkoba didalam lingkungan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bengkalis,” ujarnya.

Kepada warga binaan, Pryo mengingatkan untuk mentaati aturan yg berlaku agar tidak ada pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri.

Ia menambahkan, razia serupa akan terus dilakukan secara berkala dan mendadak sebagai upaya preventif dan represif dalam memberantas peredaran barang terlarang di dalam lapas.

“Kita harus terus waspada dan tidak boleh lengah untuk menciptakan lingkungan pembinaan yang aman, tertib, dan bebas dari segala bentuk pelanggaran,” tutup Priyo. (Rudi)

Berita Lainnya

Index