Metroterkini.com - Berawal sakit hati karena merasa terus dibohongi oleh bandar sabu, pria berinisial AMR nekad membacok korban yang diduga sebagai bandar sabu di wilayah Tapung Kampar Riau.
Pelaku kepada pihak kepolisian mengaku, telah melakukan pembunuhan terhadap korban bernama Yusuf. Pria 50 tahun ini dibunuh dengan cara dibacok menggunakan senjata tajam di kepala belakang. Bahkan jari kelingkingnya putus disabet parang.
Jasadnya ditemukan warga di Jalan Poros Jalur Kosong Desa Kijang Jaya, Kecamatan Tapung Hilir, Jumat pagi.
Pelaku (AMR) mengaku nekat menghabisi nyawa korban lantaran sakit hati. Pasalnya Yusuf (korban) sering mengurangi jumlah (Berat, red) Sabu yang dibelinya kepada korban.
Diketahui, Yusuf diduga seorang bandar Narkoba, dan pelaku ini pelanggannya. Karena Sabu pesanannya kerap dikurangi, dia pun akhirnya melakukan aksi nekat. Ini dibenarkan Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto melalui Kasat Reskrimnya AKP Fajri.
"Motifnya diduga sementara ini gara-gara dendam, karena sering ambil Sabu tapi sering dikurang-kurangi (Beratnya, red). Korban ini diduga salah seorang bandar Narkoba juga," jawabnya, Sabtu siang.
Selain mengamankan pelaku, kepolisian juga menyita sejumlah barang bukti lainnya, antara lain dua unit sepeda motor, sebilah parang yang diduga digunakan untuk membacok korban, handphone, pakaian dan sendal, pengasah pisau, gunting serta bungkusan rokok.
Jasad Yusuf ditemukan dalam kondisi tak bernyawa pada Jumat (9/2/2018) pagi kemarin di jalur kosong Desa Kijang Jaya, Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Ketika itu kondisinya berlumuran darah.
Sejumlah luka parah juga ditemukan di tubuhnya. Luka ini terdapat di kepala dan tangannya, membuat pria itu tewas. Ada luka akibat bacokan di bagian kepala belakang sebelah kanan, bahkan ujung jari manis sebelah kiri korban juga dalam kondisi putus. [**]