Anggota Komisi D DPRD Jatim Sidak Proyek Penahan Dinding Dam Tempuran

Anggota Komisi D DPRD Jatim Sidak Proyek Penahan Dinding Dam Tempuran

Metroterkini.com - Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur, H. Miseri Efendy, S.H., M.H., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Proyek Pembangunan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana berupa Penahan Dinding Dam Tempuran di RT 002 RW 002 Dukuh Duwet, Desa Bancar, Kecamatan Bungkal, Ponorogo, Senin (20/07/2026) pagi.

Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan secara langsung kualitas pekerjaan, kesesuaian dengan spesifikasi teknis, serta progres pembangunan di lapangan. Proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Timur ini merupakan infrastruktur vital bagi masyarakat setempat.

"Proyek Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Penahan Dinding Dam Tempuran yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Timur menjadi perhatian kami di Komisi D untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai spesifikasi, tepat waktu, dan memberikan keamanan bagi warga dan petani di Desa Padas dan Dukuh Duwet Desa Bancar dari ancaman bencana," jelas H. Miseri Efendy di lokasi sidak.

Kedatangan H. Miseri Efendy beserta rombongan disambut langsung oleh Kepala Desa Bancar Agus Sudarmono bersama perangkat desa, Kasi Trantib Kecamatan Bungkal Rasid Purwanadi, serta Polmas Desa Bancar Polsek Bungkal Aipda Dhony Setiawan Noorharmoko.

Dari pantauan di lokasi, pekerjaan pasangan batu penahan dinding dam telah berjalan. Infrastruktur ini diharapkan mampu memperkuat tanggul dam, mencegah longsor, serta mengamankan lahan pertanian warga dari ancaman luapan air saat musim penghujan tiba.

Sementara itu, Kepala Desa Bancar Agus Sudarmono menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan dari berbagai pihak.

"Kami berterima kasih kepada Anggota DPRD Provinsi Jatim, BPBD Jatim, Pemprov Jatim, BPBD Kabupaten Ponorogo dan Pemkab Ponorogo serta semua pihak yang telah membantu terwujudnya pembangunan penahan dinding Dam Tempuran ini. Ini sangat dibutuhkan warga serta petani di Desa Bancar," ungkap Agus. (Muh Nurcholis)

Berita Lainnya

Index