Metroterkini.com - Kapolda Riau, Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., melakukan kunjungan kerja penting ke Mapolres Siak pada Selasa (21/04/2026). Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka memberikan arahan strategis terkait penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Riau didampingi oleh Staf Ahli Kapolri Bidang Media Sosial, Ibu Rustika Herlambang, beserta jajaran pejabat utama (PJU) Polda Riau, termasuk Dir Binmas Kombes Pol Eko Budhi Purwono dan Kombes Pol Anom K. Rombongan disambut langsung oleh Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, beserta jajaran personel Polres Siak.
Mengusung tema "Sense of Crisis dan Strategi Pemolisian Adaptif", Irjen Pol Herry Heryawan memberikan arahan mendalam kepada seluruh personel mengenai tantangan keamanan saat ini. Beliau menekankan bahwa situasi geopolitik global, seperti ketegangan di Timur Tengah yang mengganggu pasokan energi dunia, secara langsung dapat berdampak pada stabilitas ekonomi nasional dan potensi kerawanan Kamtibmas.
"Tujuan saya hadir di sini adalah untuk memastikan kebijakan Bapak Kapolri berjalan dengan baik di lapangan. Kita harus memiliki kemampuan global security untuk mendeteksi dini risiko kenaikan harga bahan pokok akibat gangguan pasokan energi dunia," tegas Kapolda Riau.
Selain isu ekonomi, Kapolda memberikan atensi khusus pada naiknya harga komoditas sawit. Meski membawa dampak positif bagi ekonomi, kenaikan ini juga berisiko meningkatkan angka peredaran narkotika serta memicu masyarakat atau perusahaan untuk membuka lahan dengan cara membakar (Karhutla), terutama menjelang siklus Super El Nino.
"Lakukan mitigasi peredaran narkoba secara serius. Jangan sampai kasus seperti di Panipahan terulang. Saya instruksikan untuk melakukan cek urine secara berkala kepada anggota; jangan sampai ada personel yang terlibat," ujarnya. Beliau juga meminta penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan dilakukan secara adil dan terukur.
Kapolda menegaskan bahwa setiap anggota Polri harus memiliki sense of crisis—sebuah kemampuan untuk merespons cepat tanpa menunggu perintah, proaktif dalam melapor, dan memiliki pola pikir prediktif terhadap potensi gangguan di wilayah masing-masing.
Terkait agenda dalam waktu dekat, Kapolda meminta Polres Siak segera berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk merangkul kelompok buruh dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) agar tetap kondusif.
Kunjungan kerja Kapolda Riau ditutup dengan doorstop bersama rekan rekan dari media lokal Kabupaten Siak, Kapolda sekali lagi menyampaikan beberapa poin penting yang menjadi perhatian kita bersama termasuk partisipasi rekan rekan media. [Ibrahim]

