Metroterkini.com - Setiap tahun pelbagai proyek berskala besar digulir Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis melalui dinas. Biasanya, dinas bersangkutan mengajukan pendampingan ke Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejaksaan Negeri Bengkalis.
Seperti tahun anggaran 2025, beberapa dinas dilingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bengkalis melaksanakan kegiatan pisik. Dari sekian banyak hanya Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan yang mengajukan pendampingan kepada Seksi Datun Kejaksaan Negeri Bengkalis.
Hal ini diungkapkan Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha (Kasi Datun) Kejaksaan Negeri Bengkalis Donna Harun kepada media ini beberapa hari lalu.
Menurut Donna dua dinas tersebut adalah Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan. Untuk Dinas Perhubungan pendampingan dilakukan terhadap proyek rehab berat Fender dermaga Roro Sungai Selari dan penimbunan diareal pelabuhan Roro Batu Panjang-Rupat untuk areal parkir. Sedangkan Dinas Kesehatan proyek pengadaan alat kesehatan untuk Rumah Sakit Umum Daerah Rupat dan Pembangunan Instalasi Pengelolaan Limbah di 9 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).
"Dinas Perhubungan ada dua paket, dan Dinas Kesehatan dua paket," kata Donna saat dijumpai di ruang kerjanya.
Masih menurut Donna, seluruh pengerjaan proyek yang didampinginya sudah selesai tepat waktu. Namun, masih ada dokumen proyek tersebut yang belum diserahkan. Bagi Donna, dokumen tersebut sangat penting sebagai bahan laporan ke Kejaksaan Tinggi Riau.
Sedangkan untuk tahun ini, ungkap Donna, belum ada satupun dinas yang mengajukan pendampingan, kecuali Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bumi Laksamana Jaya dalam pembangunan gedung kantor dan SPBU.
"Tahun ini belum ada, kecuali PT BLJ dalam pembangunan kantor dan SPBU," ujarnya.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek pelabuhan Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis, Soegeng ketika dikonfirmasi Selasa (10/3/26) di kantornya mengatakan, proyek yang didampingi Seksi Datun adalah rehabilitasi berat Fender dermaga Roro Sungai Selari dan penimbunan untuk areal parkir pelabuhan Roro Batu Panjang Rupat .
Dijelaskan Soegeng, untuk dokumen proyek Fender sudah diserahkan ke Seksi Datun saat pihaknya mengekspos proyek Fender tersebut. Sedangkan untuk proyek penimbunan areal parkir, diakuinya dokumennya belum diserahkan karena masih dalam tahap uji laboratorium.
"Dokumen proyek Fender sudah saya serahkan saat ekpos, sedangkan untuk penimbunan masih dalam tahap uji lab. Setelah hasilnya keluar akan diserahkan," kata Soegeng. (Rudi)