Hindari Rokok Dapat Meningkatkan Hormon Testosteron Tanpa Obat

Hindari Rokok Dapat Meningkatkan Hormon Testosteron Tanpa Obat

Metroterkini.com - Testosteron adalah hormon khas laki-laki yang menentukan fungsi organ dalam tubuh dan metabolisme. Hormon ini juga berperan dalam berbagai hal terkait seksualitas. Pada pria, testosteron diproduksi di testis tepatnya retikulum endoplasma dalam sel Leydig.

Dikutip dari tulisan berjudul Testosteron dan Keuntungannya untuk Kesehatan Pria oleh Eva Decroli dari RSUP Dr M Djamil, hormon steroid diproduksi dari kolesterol melalui aktivitas desmolase. Enzim desmolase adalah salah satu protein yang berperan dalam membantu dan mempercepat ikatan karbon dalam molekul.

Sebagai salah satu organ terpenting, tak heran jika pria ingin meingkatkan testosteron dalam dirinya. Misal untuk meningkatkan performa seksual, namun bagaimana meningkatkan hormon testosteron? apakah hal itu bisa dilakukan?

Faktor yang Berefek pada Jumlah Hormon Testosteron

Dikutip dari tulisan Mata Kuliah Penunjang Disertasi (MKPD) Testosteron FK Universitas Udayana, berikut beberapa faktor yang berpengaruh pada jumlah testosteron dalam tubuh:

1. Gizi
Beberapa penelitian menunjukkan, terjadi peningkatan parameter semen abnormal pada pria dengan kelebihan berat badan. Selain itu, terdapat peningkatan risiko subfertilitas pada pria yang mengalami obesitas.

Obesitas berkaitan dengan insiden infertilitas pada laki-laki. Beberapa mekanisme menjelaskan efek obesitas pada infertilitas pria, yaitu terjadinya perubahan profil hormonal dan meningkatkan suhu skrotum.

2. Asupan makan
Asupan makanan yang dapat mempengaruhi kadar hormon testosteron di dalam tubuh adalah asupan protein dan lemak untuk makronutriennya. Sedangkan mikronutrien yang sekarang banyak diteliti pada kaitannya dengan hormon testosteron adalah mikronutrien Zinc.

3. Faktor gaya hidup
Gaya hidup dapat memengaruhi hormon testosteron seseorang. Gaya hidup adalah kebiasaan hidup seseorang yang dapat memengaruhi kesehatan seseorang. Terdapat banyak penelitian, gaya hidup dapat dilihat dari aktivitas fisik, kebiasaan merokok, dan konsumsi alkohol.

4. Penyakit
Penyakit seperti diabetes dan hipertensi dapat memengaruhi hormon testosteron. Diabetes dapat mengubah parameter sperma konvensional. Peningkatan tekanan darah juga dapat memiliki pengaruh negatif terhadap clearance steroidogenesis.

5. Lingkungan
Faktor lingkungan yang memiliki peran dalam hormon testosteron adalah pencemaran lingkungan yang bersifat kimia, psikis, dan faktor diet. Bahan kimia tersebut meliputi DDT, asam sulfur, difoco, pestisida, insektisida, herbisida, dan pupuk kimia. Efek estrogenic yang ditimbulkan dari bahan tersebut dapat menyebabkan penurunan hormon testosteron.

6. Stres
Terdapat penelitian yang mengevaluasi efek tekanan psikologis terhadap hormon kesuburan pria dan kualitas mani pada pria yang tidak subur. Stres dapat menurunkan kadar testosteron serum total dengan peningkatan sekunder kadar LH dan FSH yang mengubah kualitas mani.

Cara Meningkatkan Hormon Testosteron

Dikutip dari situs U.S. Department of Veteran Affairs dan Healthline, berikut beberapa cara meningkatkan hormon testosteron:

1. Menjaga berat badan
Menjaga berat badan adalah hal penting untuk dilakukan. Seiring bertambahnya lemak di perut, terjadi peningkatan aktivitas aromatase yang mengubah hormon testosteron ke dalam sel lemak menjadi estrogen.

Hal ini bisa mengurangi testosteron dan meningkatkan estrogen yang dapat meningkatkan penumpukan lemak di area khad wanita (payudara, pinggul, paha) dan meningkatkan resiko pembesaran prostat dan bahkan kanker prostat.

2. Berolahraga
Kamu dapat melakukan kombinasi latihan aerobik dan resistensi. Hal ini terbukti dapat meningkatkan produksi hormon testosteron. Selain itu, hal ini dapat membantu mencegah penyakit umum yang mungkin menyebabkan kematian pada pria. Latihan yang terlalu berlebihan dapat mengurangi hormon testosteron. Oleh karena itu, lakukan olahraga secukupnya.

3. Tidur yang berkualitas
Umumnya, testosteron dibuat ketika seseorang tidur dengan nyenyak, atau ketika seseorang berada dalam Rapid Eye Movement (REM). Siklus tidur yang terganggu dapat mempengaruhi produksi hormon testosteron.

4. Hindari produk tembakau
Kamu perlu menghindari produk tembakau karena tembakau akan mengurangi hormon testosteron. Apabila kamu ingin meningkatkan hormon testosteron, maka salah satu cara yang dapat dilakukan adalah menghindari produk yang mengandung tembakau.

5. Hindari mengonsumsi alkohol
Alkohol dapat meningkatkan konversi testosteron menjadi estrogen. Oleh karena itu, salah satu cara untuk meningkatkan hormon testosteron adalah menghindari konsumsi makanan ataupun minuman yang mengandung alkohol.

6. Hindari obat nyeri opioid
Morfin dan opioid lainnya dapat menurunkan testosteron. Hal ini dapat berlangsung selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun saat seseorang sedang dirawat dengan obat opioid. Jika kamu ingin meningkatkan hormon testosteron, maka kamu perlu menghindari obat nyeri opioid.

7. Menghindari stress
Terdapat beberapa penelitian yang menyoroti bahaya jangka panjang dari stres. Salah satunya adalah meningkatkan kadar hormon kortisol. Peningkatan kortisol secara tiba-tiba dapat mengurangi testosteron.

8. Mengonsumsi protein, lemak, dan karbohidrat
Makanan yang cukup protein dapat membantu untuk mempertahankan kadar testosteron dan dapat membantu penurunan lemak. Namun, diet atau makan yang berlebihan dapat mengganggu kadar testosteron.

Mengonsumsi lemak sehat juga dapat membantu menyeimbangkan hormon, terutama hormon testosteron. Oleh karena itu, melakukan pola makan yang bergizi dan lengkap dengan protein, lemak, dan karbohidrat yang seimbang akan membantu meningkatkan kadar testosteron.

9. Meningkatkan asupan vitamin D
Vitamin D memiliki peran dalam banyak aspek kesehatan. Meskipun vitamin D sangat penting, tetapi 1 miliar orang di seluruh dunia masih mengalami kekurangan vitamin D.

Beberapa penelitian menjelaskan, kadar vitamin D yang rendah dapat dihubungkan dengan penurunan hormon testosteron. Untuk menjaga tingkat vitamin D yang sehat, cobalah untuk mendapatkan paparan sinar matahari secara teratur.

10. Mengonsumsi multivitamin
Meskipun potensi manfaat multivitamin masih diperdebatkan, suplemen tertentu mungkin akan bermanfaat untuk meningkatkan hormon testosteron yang sehat. Pada sebuah penelitian, suplemen zinc dapat meningkatkan kadar hormon testosteron yang sehat.[**]

Berita Lainnya

Index