Ini Bahaya Kucing Terlalu Gemuk, Bisa Diabetes!

Ini Bahaya Kucing Terlalu Gemuk, Bisa Diabetes!

Metroterkini.com - Kucing yang gemuk memang tampak lucu dan menggemaskan sehingga banyak pemilik kucing yang ingin berat badan peliharaannya terus bertambah. Faktanya, kelebihan berat badan tersebut dapat menyebabkan beberapa komplikasi kesehatan yang sangat serius, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.  

Fakta lainnya adalah kucing obesitas menderita dalam banyak hal, salah satunya adalah kesulitan bergerak dengan lincah. 

Kabar baiknya adalah bahwa obesitas relatif mudah dicegah dan juga diobati.  Namun, untuk sepenuhnya memahami tentang obesitas pada kucing, ada baiknya mengetahui seluk-beluk mengenai masalah ini. 

Dilansir dari Cherry Hill Animal Hospital, penyebab kegemukan pada kucing mirip dengan penyebab kegemukan pada mamalia lain, seperti anjing, kuda, dan manusia, yakni ketidakseimbangan asupan kalori dan tingkat aktivitas.  

Dengan kata lain, sebagian besar makhluk menjadi gemuk ketika mereka makan lebih banyak kalori daripada yang bisa mereka bakar sebagai energi.  Di samping itu, mungkin ada faktor lain yang berkontribusi. Misalnya, hewan yang dikebiri dan dimandulkan lebih sulit untuk menjaga berat badan karena metabolisme mereka melambat setelah prosedur.  

Hewan yang memerlukan pengobatan mungkin memerlukan lebih banyak bantuan dengan kontrol porsi dan tingkat aktivitas, dan hewan yang terisolasi biasanya lebih berat daripada hewan yang sangat sosial.  Hal yang sama berlaku untuk hewan yang stres. Mereka mungkin makan lebih banyak, sama seperti manusia. 

Selain itu, seperti halnya manusia, semakin tua usia kucing, semakin tidak aktifnya kucing, metabolismenya pun akan melambat. 

Bahaya obesitas pada kucing 

Dilansir dari Vet Nutrition, Tuft University, berikut adalah 4 bahaya jika kucing terlalu gemuk: 

1. Penyakit diabetes 
Obesitas tidak hanya menjadi faktor risiko diabetes, tetapi dapat membuat diabetes lebih sulit dikendalikan.  Jadi, menurunkan berat badan berlebih adalah bagian penting dari perawatan untuk kucing yang obesitas. 

Studi menunjukkan bahkan pada kucing muda di bawah usia satu tahun, kepekaan mereka terhadap insulin dapat diubah oleh obesitas, jadi menjaga kucing tetap sehat dan tidak obesitas sangatlah penting, bahkan bagi anak kucing. 

2. Penyakit saluran kemih 
Obesitas juga dapat menjadi faktor risiko penyakit saluran kemih bagian bawah pada kucing. Sama seperti diabetes, menurunkan berat badan ekstra adalah pengobatan andalan, bersama dengan beberapa modifikasi diet khusus dan manajemen stres. 

3. Osteoartritis 
Dibandingkan dengan kucing kurus, kucing yang kelebihan berat badan hampir lima kali lebih mungkin untuk mengalami kepincangan yang memerlukan perawatan. Kabar baiknya, anjing yang mengalami 6-8% penurunan berat badan sudah menunjukkan penurunan rasa sakit dan membutuhkan lebih sedikit obat. Efek penurunan berat badan yang sama diharapkan berlaku pula untuk kucing obesitas. 

4. Kondisi yang tidak dapat dilihat 
Bukan hanya beban ekstra pada persendian yang dapat menyebabkan masalah, tetapi sekarang jaringan lemak juga bisa menjadi sumber peradangan terus-menerus di seluruh tubuh yang membuat kucing terserang penyakit lain.  Sang pemilik mungkin tidak melihat perubahan ini, tetapi perlu diketahui bahwa lemak yang menumpuk mengeluarkan hormon yang meningkatkan stres dan peradangan dalam tubuh. [**]

Berita Lainnya

Index