Kucing Guling-guling di Dekat Tuanya, Ini Maksudnya 

Sabtu, 17 April 2021 - 18:50:41 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Kucing dan tingkahnya yang lucu memang selalu bikin gemas. Namun, beragam tingkah kucing ternyata juga merupakan cara binatang berbulu ini untuk berkomunikasi dengan manusia. Salah satu tingkah lucu kucing adalah berguling ketika kita berada di dekatnya. Biasanya, gestur ini diikuti dengan menggesek-gesekkan kepalanya ke lantai atau tanah sambil mengeong. 

Selain cara untuk meregangkan tubuh, kucing berguling-guling ternyata untuk mengungkapkan perasaan berikut: 

1. Merasa aman 
Kucing tidak akan berguling dan berbaring telentang kecuali merasa aman di lingkungan tersebut. 

Faktanya, posisi tersebut adalah yang paling rileks buat kucing, lho. 

Ini adalah cara kucing mengatakan bahwa "aku percaya dengan kamu". 

Mengekspos perut atau bagian sensitifnya adalah momen yang sangat rentan bagi kucing, yang merupakan kesempatan bagi kita untuk lebih akrab dengannya. 

2. Cari perhatian 
Coba perhatikan waktu, lokasi, dan keadaan kapan kucing berguling. Misalnya, jika itu dilakukannya setiap pagi dan tepat di sebelah kita ketika sedang bersiap-siap, artinya itu adalah tanda bahwa kucing tersebut sedang mencari perhatian kita. 

Jadi, cobalah memberikan sedikit perhatian. Dengan begitu, kucing akan merasa perilakunya diterima dan membuatnya melakukannya lagi di waktu berkkutnya ketika menginginkan perhatian kita. 

Kucing sangat menyukai rutinitas. Jadi, ketika ada sebuah pola yang dibangun, maka itu akan menjadi rutinitas yang menenangkan buatnya. 

3. Menandai wilayahnya 
Berguling di lantai atau tanah juga bisa merupakan tanda kucing menandai wilayahnya. 

Aroma adalah salah satu cara kucing untuk berkomunikasi. Perilaku ini biasa dilakukan pada kucing domestik dan kucing besar. Kucing akan menggunakan kelenjar aroma di pipi, cakar, dan panggul untuk memberi aroma pribadi pada area yang disentuhnya. 

Ini dilakuka untuk memberi tahu kucing lain bahwa dirinya pernah berada di situ, melakukan klaim tempat, sekaligus menandai kita sebagai temannya. Penandaan ini digunakan sebagai cara untuk menjauhkan musuh atau saingan potensial. 

Banyak kucing merasakan dorongan naluriah untuk menandai wilayah mereka dengan menggosok dan mencakar. Namun, jika kucing menandai wilayahnya dengan urin, tentu kita perlu mengajarinya untuk tidak mengulanginya lagi. 

4. Menghirup catnip atau berahi 
Senyawa aktif nepetalactone yang terkandung pada catnip adalah aroma kuat yang memicu hasrat seksual kucing. Inilah yang membuat mereka senang berguling-guling di tanah setelah menghirupnya. Tapi, gestur itu juga ditemukan pada kucing-kucing betina yang sedang berahi atau setelah kawin. 
Kemungkinan ini berkaitan dengan hormon dan ovulasi. Gestur tersebut juga bisa berarti kucing mencoba menghilangkan bau kucing jantan satu sebelum berpindah ke kucing jantan lain. 

Kucing melakukannya lebih untuk mencari perhatian pada manusia di dekatnya. Jika kita memiliki hewan peliharaan lain di rumah, misalnya, anjing, kucing mungkin hanya akan melakukannya ketika tidak ada hewan lain tersebut di sekitarnya. 

Jadi, kita akan tahu bahwa itu adalah tanda kucing menginginkan perhatian. Jika berguling adalah tanda bahwa anjing ingin elusan pada perutnya, kucing belum tentu menginginkan itu. Kita bahkan bisa saja dicakar ketika melakukannya. Kebanyakan kucing menyukai elusan di belakang telinga, jadi cobalah mulai dari situ. 

Namun, pada akhirnya, ada banyak makna di balik gestur kucing yang satu ini. Kucing senang suhu tubuh yang lebih hangat sehingga itu mungkin juga merupakan cara untuk mandi matahari atau tidur di dekat pemanas. 

Selain itu, berguling di tanah juga bisa menjadi cara kucing melindungi sistem pencernaannya, melapisi bulunya dengan bakteri, dan menelannya dengan menjilat bulunya sendiri. Tapi, apapun yang dimaksud kucing, mungkin itu adalah pertanda yang bagus. [**]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT