Wabup Ingatkan Korban Banjir Luapan Sungai Kampar

Wabup Ingatkan Korban Banjir Luapan Sungai Kampar

Metroterkini.com - Pihak PT PLN (Persero) wilayah Sumbagut, kembali mengeluarkan surat pengumuman terkait pembukaan pintu air waduk PLTA Koto Panjang, yang semakin membahayakan.

Saat ini ketinggian air diperkirakan 50 hingga 150 cm. Pihak PLTA Koto Panjang Kampar Riau kembali membuka pintu air, hal tersebut dikarenakan cuaca yang semakin mengkwatirkan karena curah hujan yang semakin inten yang melanda wilayah Sumbar dan Riau.

Akibat bencana banjir saat semua aktivitas warga mnjadi lumpuh dan jalan Lintas Pekanbaru-Kampar-Sumbar lumpuh totol karena terjadi antrian panjang yang mencapai 40 km. Jarak tempuh Pekanbaru - Bangking Kampar yang biasanya hanya ditempuh 1,5 jam saat ini memakan waktu 5-7 jam. 

Air Sungai meluap sampai memasuki badan jalan lintas Pekanbaru-Bangkinang yang terjadi dibeberapa titik mulai dari Air Tiris sampai Kampar dan Kecamatan Tambang, Kampar Riau. Bahkan sebagian rumah warga sudah terendam dan saat ini warga memanfaatkan sebagian badan untuk mengungsi. Banjir akibat luapan waduk PLTA Koto Panjang hampir terjadi di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten kampar.

Hasil pantauan awak media di beberapa lokasi, saat ini masyarakat mulai kekurangan makanan, air bersih pakaian serta obat-obatan. Aparat pemerintah daerah Kabupaten Kampar dan seluruh SKPD, Kepolisian, TNI bersama warga ikut dikerahkan untuk membantu mengevakuasi warga yang terkena dampak banjir yang melanda hampir seluruh rumah masyarakat yang berada di sepanjang aliran Sungai Kampar, Riau.

Wakil Bupati Kampar, Ibrahim Ali SH terlihat mendatangi warga diberbagai lokasi yang terken banjir luapan Sungai Kampar, Riau. Ia menghimbau kepada maasyarakat untuk terus waspada dan segera mengungsi ke daerah yang lebih tinggi.

"Musibah banjir saat ini memang sangat parah, namun perlu kita waspada melihat cuaca saat ini masih sangat ekstrim, karena kita melihat di wilayah Sumbar dan Riau juga masih berpotensi hujan lebat," kata Wabup. [ali]

Berita Lainnya

Index