Metroterkini.com - Pengajar Muda Indonesia-Gerakan Indonesia Mengajar (PMI-GIM) Angkatan IX mengakhiri pengabdiannya di Kabupaten Bengkalis, ditandai dengan acara perpisahan, Senin (28/12/15) malam di Pendopo Rumah Dinas Bupati.
Acara perpisahaan ini dihadiri Penjabat Bupati Bengkalis yang diwakili Asisten Perekonomian Pembangunan H. Heri Hendra Putra, Sekretaris Dinas Pendidikan Supardi, Direktur Exsekutif Indonesia Mengajar, Evi Herawati Trisna, Istri Ketua DPRD, Kepala Sekolah mau guru pengajar, orang tua angkat Indonesia mengajar dan siswa-siswa yang sempat hadir pada malam perpisahan.
"Pada malam yang berbahagia ini, baik atas nama pribadi, stakeholder pendidikan di daerah ini, maupun Pemerintah Kabupaten Bengkalis, kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pengajar Muda Indonesia angkatan IX dan Gerakan Indonesia Mengajar atas atas sumbangsihnya dalam membangun dan memajukan pendidikan di Kabupaten Bengkalis selama ini," Kata Heri Indra Putra.
Tanpa terasa lima tahun sudah keberadaan pengajar muda dari GIM melaksanakan tugas baktinya di Kabupaten Bengkalis. Angkatan IX merupakan angkatan terakhir yang di tugaskan di Kabupaten Bengkalis.
Sebab, tahun depan, GIM tak lagi mengirim tenaga pengajar muda Indonesia ke Negeri Junjungan ini.
Untuk itu, Pemkab Bengkalis memberikan apresiasi yang tinggi atas pengorbanan para pengajar muda di desa-desa terpencil di Kabupaten Bengkalis.
Berkat kreativitas dan bimbingan para pengajar muda ini, sejumlah anak desa di daerah ini mampu berprestasi di tingkat nasional. Mereka sudah mampu bersaing dengan anak-anak dari kota.
Sebagai contoh, pada tahun 2015 ini, berkat bimbingan para Pengajar Muda dari GIM, anak-anak dari daerah ini mampu menjadi duta Provinsi Riau pada kegiatan Nnak Sabang Merauke tahun 2015, meraih juara III lomba pantun dalam ajang konferensi penulis cilik Indonesia tahun 2015. Bahkan juara I film dokumenter pada ajang kids Witness News tahun 2014.
Deretan prestasi ini membuat para pelajar Negeri Junjungan diperhitungan dilevel Nasional.
"Prestasi ini mungkin tidak akan pernah muncul jika tak ada pengajar muda Indonesia dan Gerakan Indonesia Mengajar. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pengajar Muda Indonesia Angkatan IX dan Gerakan Indonesia mengajar atas sumbangsihnya dalam membangun dan memajukan pendidikan di Kabupaten Bengkalis," ujar Heri Indra Putra.
Pemkab Bengkalis berharap tali silaturahim yang sudah terjalin tidak putus dengan berakhirnya GIM. Pemkab sangat berharap para pengajar muda untuk datang lagi ke Kabupaten Bengkalis.
Sehingga apa yang sudah disemai terpelihara dengan baik. "Saudara semua telah menjadi bagian penting dari kami, bagian dari Kabupaten Bengkalis," tegas Heri Indra Putra.
Acara perpisahaan ini ditandai dengan penandatangan louncheng buku Anak Kadur oleh Plt Dinas Pendidikan H Heri Indra Putra, Direktur Exsekutif Indonesia mengajar, Evi Herawati Trisna dan Sekretaris Dinas Pendidikan, Supardi. [rdi]