Pemilihan Ketua PWI Bengkalis Alot, Bakhtaruddin Pilih Usman

Pemilihan Ketua PWI Bengkalis Alot, Bakhtaruddin Pilih Usman

Metroterkini.com - Pemilihan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Bengkalis berlangsung alot.

Hadiri saat pembukaan Konferkab tersebut, Asisten I Hj Umi Kalsum mewakili Penjabat Bupati, H Ahmad Syah Harrofie, Kepala Dinas Pasar dan Kebersihan, Indra Gunawan, Kepala Bea Cukai, Rudi, Pembina PWI Bengkalis, Masuri, SH, Koordinator RRI Bengkalis, Riko Pribadi, Ketua PWI Riau H Dheni Kurnia, Sekretaris PWI Riau, Eka Putra dan Ketua Bidang Organisasi Abdul Hakim.

Konferensi PWI Kabupaten ke-3 yang dilaksanakan di Hotel Panorama itu dibukan Asisten I, Hj Umi Kalsum, Senin (21/12/15) sekitar pukul 20.00 WIB dan berakhir Selasa (22/12/15) sekitar pukul 04.10 WIB.

Mulai saja Konferkab di buka oleh Pimpinan atau Pleno pertama tentang pengesahan tata tertib Konferensi oleh Tun Akhyar dari PWI Provinsi dengan wakil pimpinan sidang Eka Putra Nazir dan Abdul Hakim, suasana mulai memanas.

Anggota muda dan anggota biasa PWI Bengkalis selaku peserta mulai membahas bab demi bab dan pasal demi pasal Peraturan Dasar/Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI yang sudah dipegang masing-masing peserta. Kemudian dilanjutkan dengan pemilihan presedium sidang konferensi..

Suasana semakin panas ketika presidium sidang Eka Putra Nazir didampingi Fadli Syarifuddin dan Bakhtaruddin mempersilah Ketua PWI periode 2012-2015 menyampaikan Laporan Pertanggungjawabkan (LPj).

Berbagai instruksi dilakukan mengritisi LPj tersebut. Namun, semua kritik dan saran atas LPj dapat dilalui, kendati awalnya LPj sempet ditolak.

Namun, ketika Ketua PWI Riau, H Dheni Kurnia menjelaskan jika Lpj ditolak seluruh pengurus periode 2012-2015 tidak boleh mencalon diri sebagai Ketua PWI periode 2015-2018, membuat anggota PWI Bengkalis dari Mandau gamang. Sebab, anggota biasa dari Mandau sangat berambisi menjadi nakhoda PWI Bengkalis periode 2015-2018.

Akhirnya para peserta khususnya dari Mandau dan Pinggir menyetujui Lpj dengan catatan.

Dengan demikian Presidium sidang melanjutkan dengan pemilihan calon ketua tahap pertama, yakni mencari lima nama calon ketua.

Dimana, sebanyak 7 anggota biasa yang berhak memilih dan dipilih ditambah suara dari PWI Provinsi dipersilahkan menulis dua nama dikertas kecil yang telah dipersiapkan panitia.

Ketika penghitungan suara dilakukan, muncul Susi Yanti dengan perolehan suara 3, Bakhtia (1 suara), Bakhtaruddin (4 suara), Usman Malik (4 suara) dan Maswin (1 suara).

Ketika Presidium menanyakan kesediaan para calon ketua untuk maju dengan menyampaikan visi misinya. Susi Yanti, Bakhtiar dan Maswin dan teman-temannya wal out.

Diduga Susi kecewa dengan perolehan suaranya. Dalam suasana panas tersebut, Presidium menanyakan kesediaan dua kandidat yang tersisah, yakni Bakhtaruddin dan Usman Malik.

Bakhtaruddin dengan kedewasaanya memilih mengundurkan diri dan memberikan kesempatan kepada incumbent, Usman Malik untuk memimpin PWI Bengkalis periode 2015-2015.

Usai memilihan, Usman Malik didaulat memberikan kata sambutan. Dalam sambutannya Usman berjanji akan transparan dan melakukan komunikasi lebih dari periode sebelimnya.

“Mari sama- sama kita membesar PWI ini, jika terdapat perbedaan- perbedaan dalam konferensi rasa saya itu hal bisa dalam dinamika seperti ini. Saya butuh dukungan, saran dan kritikan kawan- kawan demi jalannya organisasi ini lebih baik," kata Usman Malik dalam sambutannya.

Sementara itu, Ketua Dewan Penasehat PWI Bengkalis, Masuri, SH berharap pengurus yang baru merangkul seluruh anggota PWI Bengkalis.

Sedangkan Ketua PWI Provinsi Riau, H Dheni Kurnia dalam kata sambutannya sebelum menyerahkan Pataka kepada Usman Malik sebagai pernyataan ketua terpilih, menekankan agar ketua terpilih dan pengurus harus lebih transparan lebih meningkatkan komunikasi dengan para anggota dan sesama pengurus. [rdi]

 

Berita Lainnya

Index