Metroterkini.com - Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Riau menemukan rencana penggunaan anggaran sebesar Rp 14 miliar di rencangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau APBD Murni 2016, yang dialokasikan untuk biaya makan pejabat di Riau.
Menurut FITRA, angka itu sangat fantastis, apalagi biaya sebesar itu hanya untuk tiga orang pejabat tinggi pemerintahan, yakni Gubernur, Wakil gubernur dan Sekretaris Daerah.
Dengan alokasi biaya makan sebesar itu tidak wajar menurut mayarakat dan dinilai ada yang tidak beres dengan cara kerja pemerintah.
Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Padli AR melihat alokasi biaya makan sebesar Rp 14 miliar itu sangat tidak masuk akal.
“Sebanyak itu harus kritisi, seharusnya jikauntuk pengadaan makan untuk pejabat di Riau seharusnya yang wajar wajar saja,” katanya pada media belum lama ini.
Dia menilai bahwa kebijakan itu harus dikawal. Upaya Pemerintah Provinsi Riau untuk mengalihan dana tidak tepat sasaran.
Tambah Padli, dengan uang sebesar itu, ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk kesejahteraan rakyat dengan uanga sebanyak itu. [**]