Acheh Future Siap Awasi Bantuan Kaun Dhuafa

Acheh Future Siap Awasi Bantuan Kaun Dhuafa

Metroterkini.com - Lembaga Acheh Future (AF) kembali berkomentar tentang persoalan realisasi bantuan rumah untuk kaum dhuafa. Lembaga yang memiliki jumlah anggota 2.800 orang ini siap mengawasi ketransparanan pemerintah dalam merealisasikan bantuan tersebut. Pasalnya, sejauh ini pihak lembaga AF itu seringkali mendapat informasi tentang adanya unsur ketidakbijaksanaan dalam perkara yang dimaksud.

Ketua pusat Lembaga AF, Razali Yusuf, kepada sejumlah media menyampaikan masalah yang fatal ini. Menurutnya, masih lumayan banyak masyarakat Aceh yang hidup dibawah garis kemiskinan saat ini, padahal perdamaian Aceh sudah 10 tahun lebih. Jika anggaran daerah Aceh betul-betul dimanfaatkan sesuai kriteria, maka sedikit diantara penduduk Aceh sudah terbantu. Tapi ini tidak.

"Masalah anggaran Aceh, sebenarnya sudah lumayan cukup untuk menanggulangi kemiskinan. Tapi sayang, anggaran daerah tidak diprioritaskan untuk kebutuhan yang sedang mendesak, sehingga masalah ini semakin menjadi-jadi," ungkap Razali Yusuf.

Menurutnya, sebagian besar para petinggi-petinggi di Aceh lebih mendukung kemakmuran pribadi mereka, sehingga hal-hal yang justru harus diutamakan malah dijadikan bagian yang tak terpenting lagi. Seperti masalah persoalan realisasi rumah bantuan. Siapa yang memiliki power, dialah yang dapat menikmatinya. Sementara masyarakat lain gigit jari.

Aceh Future berharap kepada semua elementer yang ada di tanah rencong ini tidak menganggap kasus tersebut sepele. Sebab, semakin lama, problematik itu semakin besar jika dibiarkan begitu saja.

Menyangkut perkara bantuan rumah, Lembaga AF bisa membuktikan bahwa didaerah pelosok-pelosok masih banyak masyarakat yang kurang mampu, masyarakat korban konflik, janda-janda istri Syuhada dan jutaan anak yatim lainnya yang masih membutuhkan bantuan rumah dhuafa, selayaknya kehidupan mereka diera yang lebih maju ini.

Razali Yusuf meminta tahun 2016 ini pemerintah dapat membentuk tim khusus yang non pemerintah untuk memverifikasi validitas kelayakan para penerima bantuan rumah dhuafa, guna untuk pemanfaatan anggaran yang tepat sasaran, kemudian dipublikasikan. Tujuannya juga untuk menyeimbangi persentase kehidupan rakyat Aceh. Bahkan relawan Acheh Future dalam hal ini juga masih memiliki banyak kekuatan untuk mengawasi kasus itu meski tak dibiayai sama sekali. [rls]

Berita Lainnya

Index