Kongres HMI Tak Ada Manfaatnya untuk Masyarakat

Kongres HMI Tak Ada Manfaatnya untuk Masyarakat

Metroterkini.com - Kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang mulai digelar Minggu (22/11/15) kemarin, menuai kritikan pedas. Selain menghambur-hamburkan uang APBD, juga menimbulkan arogansi sejumlah peserta, mulai makan yang tidak mau bayar hingga aksi anarkis yang merusak fasilitas umum di kota Pekanbaru sebagai tempat perhelatan Kongres HMI.

Menurut salah seorang warga Pekanbaru, Suhadi yang menyayangkan karena HMI tidak lagi seperti dahulunya. Organisasi mahasiswa yang notabene membawa nama Islam telah melenceng. Selama ini, dalam setiap aksinya HMI selalu mengutamakan kepentingan masyarakat, namun kenyataanya menggunakan dana APBD Provinsi. Uang sebesar itu, seharusnya bisa digunakan masyarakat Riau yang sangat ini sangat memerlukanya.

"Dana Rp.3 miliar lebih hanya digunakan untuk acara ceremonial yang tak penting seperti itu," ujarnya, Senin (23/11/15).

Sementara itu, Iwan warga yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang keliling menolak kongres HMI. Tak ada sedikitpun kepentingan kongres HMI dengan masyarakat Riau. Hal itu hanya untuk kepentingan segelintir orang.

"Tidak ada kaitannya dengan kepentingan masyarakat," katanya.

Tambahnya, belum lagi aksi mahasiswa yang ikut kongres. "Mahasiswa kok makan tidak mau bayar, terus bakar-bakar ban di jalan serta memecahkan kaca halte bus. Memang mereka punya itu semua?" katanya. [**din]

 

Berita Lainnya

Index