Pedagang Diimbau Tingkatkan Kebersihan Pasar

Pedagang Diimbau Tingkatkan Kebersihan Pasar

Metroterkini.com - Wakil Walikota Langsa, Drs H Marzuki Hamid MM, mengimbau, kepada seluruh pedagang di Pasar Peukan Langsa, agar meningkatkan kesadarannya untuk terus menjaga kebersihan demi kenyaman konsumen/pembeli.

"Kita imbau para pedagang baik di kawasan Blok A, B dan C agar terus tingkatkan kesadarannya untuk menjaga kebersihan yang berada di lokasi lapak/kios/toko miliknya masing-masing," imbau Marzuki Hamid disela-sela kegiatan gotong-royong yang sudah menjadi agenda rutinitas Pemko Langsa, Minggu (8/11).

Diakuinya, sejauh ini para pedagang ditiga kawasan blok tersebut masih belum banyak yang memiliki kesadaran ataupun tanggung jawabnya untuk menjaga kebersihan.

Itu bisa kita lihat setiap PNS jajaran Pemko Langsa, melakukan kegiatan gotong-royong di pasar belum ada perubahan yang signifikan untuk menjaga kebersihannya terutama di sekitar lokasi lapak dagangannya.

"Sebahagian pedagang sudah ada peningkatan dalam hal kesadarannya menjaga kebersihan, tapi tingkat kesadaran pedagang itu belum memperlihatkan secara signifikan di lapangan,"akuinya.

Karenanya, kepada para pedagang yang belum juga memiliki kesadaran dalam menjaga kebersihan agar dapat ditingkatkan.Namun, bagi yang sudah kita atas nama Pemko Langsa mengucapkan terimakasih dan dapat terus dipertahankan.

Lebih lanjut Marzuki Hamid, mengatakan, kebersihan yang harus terus dijaganya terutama yang berada di lokasi sekitar lapak dagangannya seperti membersihkan saluran paret agar tidak terjadinya penumpukan sampah ataupun tanah.Karena saluran paret yang berada di lokasi lapaknya yang ditutupi dengan papan atau selalu diabaikan alias tidak dilakukan permbersihan atau pengerukan agat tidak dangkal.

`Akibatnya, saluran paret alirannya tidak lancar dan menjadi dangkal.jadi, kalau aliran saluran paretnya macet bisa menimbulkan bau tidak sedap, sehingga konsumen/pembeli bisa tidak nyaman untuk berbelanja.

"Lihat saja sendiri di kawasan pasar Blok C ini saluran paretnya begitu banyak sampah sekaligus dangkal akibat tidak pernah dibersihkan.Kan ini bisa terjadi penyumbatan bila tidak dibersihkan.Ya, paling tidak seminggu sekali dibersihkan,kalau tidak saluran paretnya menjadi dangkal dan bau nantinya," ujarnya.

Kemudian, bagi para pedagang sudah menutup lapaknya agar dapat membersihkan sampah di lokasi sekitar lapaknya, sehingga akan terus terlihat bersih kondisi pasar dan enak dipandang mata.

Selain itu, kepada para pedagang agar tidak membangun kanopi atau menambah bangunan lapak kios/tokonya sehingga melewati batas yang telah ditetapkan atau izin bangunanya.Namun, bila tidak dilakukan pembongkaran nantinya akan diberikan sanksi tegas dengan mencabut izin usaha maupun bangunannya. [jml]

Berita Lainnya

Index