26 Pekerja Kebun Eks Torganda Diserang Ratusan OTK, Satu Korban Kritis

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 09:09:49 WIB

Metroterkini.com — Sebanyak 26 pekerja Kebun Batang Kumu II eks PT Torganda, tepatnya di Afdeling 21, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, dilaporkan menjadi korban penyerangan ratusan orang tak dikenal (OTK), Jumat (14/8/2026).

Serangan tersebut mengakibatkan sejumlah pekerja mengalami luka serius. Para korban dilarikan ke Klinik Yadika Tambusai Utara untuk mendapatkan perawatan medis. Satu korban dilaporkan dalam kondisi kritis sehingga harus dirujuk ke RSUD Rokan Hulu di Pasir Pengaraian.

Informasi yang dihimpun dari sejumlah korban mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Ratusan OTK mendatangi Afdeling 21 menggunakan kendaraan roda empat dan roda dua. Massa disebut membawa senjata tajam, panah, serta senapan angin.

Massa kemudian melakukan penganiayaan terhadap para pekerja yang sedang berada di lokasi. Selain itu, sejumlah barang milik pekerja dilaporkan turut dijarah.

Salah seorang korban, Deni Anggara, saat ditemui di Klinik Yadika, mengatakan dirinya bersama pekerja lain sedang bekerja  tiba-tiba didatangi massa.

“Kami sedang bekerja. Tiba-tiba dikumpulkan. Kami dipukul pakai kayu balok dan ada yang dilukai menggunakan senjata tajam,” kata Deni.

Deni terkena panah dalam kejadian tersebut. Setelah dianiaya, ia bersama sejumlah pekerja lainnya dimasukkan ke dalam sebuah mobil truk Colt Diesel berwarna kuning dengan nomor polisi BK 9004 LK.

Deni juga menyebut adanya dugaan keterlibatan pihak tertentu dalam aksi tersebut. Menurutnya, massa yang melakukan penyerangan diduga merupakan preman bayaran.

Ia juga menduga sebagian massa berasal dari Flores. Selain itu, Deni menyebut terdapat pihak Agrinas dalam rombongan massa saat kejadian.

Namun, tudingan tersebut masih berupa keterangan dari korban dan belum terverifikasi secara independen. Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh klarifikasi dari pihak Agrinas terkait tudingan tersebut.

Kasus penyerangan ini kini ditangani Polsek Tambusai Utara. Aparat masih melakukan penanganan dan penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku serta motif penyerangan.

Awak media masih menunggu keterangan resmi Kapolsek Tambusai Utara AKP Heri Yuliardi, S.Tr.K., S.I.K., M.H., terkait kronologi, jumlah korban, serta perkembangan proses hukum kasus tersebut.

Seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini diberikan ruang untuk menyampaikan hak konfirmasi dan klarifikasi. [man]

Terkini