Metroterkini – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Lingkungan Hidup (Perkimtan-LH) terus mematangkan proses verifikasi calon penerima Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2026. Tahapan ini dilakukan untuk memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang memenuhi kriteria.
Kepala Dinas Perkimtan-LH Kepulauan Meranti, Agustiono, ST., M.Si, mengatakan hingga saat ini pelaksanaan Program BSPS masih berada pada tahap verifikasi dan validasi data calon penerima bantuan.
"Kita berharap ini menjadi langkah penting agar pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran," Ungkapnya, Rabu (15/07/2026).
Senada dengan Kadis, Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Winhardi mengatakan, hingga saat ini program BSPS masih berada pada tahap verifikasi administrasi dan validasi lapangan terhadap calon penerima bantuan.
"Program BSPS saat ini masih dalam proses verifikasi. Jumlah bantuan yang akan disalurkan sebanyak 763 unit kepada Calon Penerima Bantuan (CPB) yang tersebar di tiga kecamatan perbatasan prioritas, yakni Kecamatan Rangsang, Kecamatan Rangsang Barat, dan Kecamatan Rangsang Pesisir," ujar Winhardi, Rabu (15/07/2026).
Menurutnya, proses verifikasi meliputi pemeriksaan kelengkapan dokumen calon penerima serta pencocokan kondisi di lapangan. Dalam pelaksanaannya, pihaknya juga melibatkan pemerintah desa agar data yang digunakan benar-benar akurat dan sesuai dengan kondisi masyarakat.
"Peran pemerintah desa sangat penting karena mereka mengetahui kondisi warganya. Melalui koordinasi tersebut, kami dapat memastikan bantuan diberikan kepada masyarakat yang memang berhak menerimanya," jelasnya.
Ia mengungkapkan, selama proses verifikasi ditemukan sejumlah perubahan data penerima. Di antaranya ada calon penerima yang telah meninggal dunia, pindah domisili, maupun rumah yang sebelumnya diusulkan ternyata sudah dalam kondisi layak huni.
"Apabila ditemukan kondisi seperti itu, maka calon penerima akan diganti dengan masyarakat lain yang lebih memenuhi persyaratan. Tujuannya agar program ini benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan," katanya.
Winhardi menambahkan, secara umum tidak terdapat kendala yang signifikan dalam pelaksanaan verifikasi. Tantangan yang dihadapi lebih banyak berkaitan dengan koordinasi antar pihak serta pembaruan data calon penerima bantuan.
"Alhamdulillah, proses verifikasi berjalan dengan baik. Insya Allah dalam waktu dekat, setelah seluruh tahapan verifikasi selesai, program BSPS akan segera direalisasikan sehingga masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya," tutupnya.