PJI Resmi Hadir di Kolaka Timur, Dorong Pers Profesional dan Berintegritas

PJI Resmi Hadir di Kolaka Timur, Dorong Pers Profesional dan Berintegritas

Metroterkini.com - Perjalanan panjang dunia pers Indonesia kembali mencatat babak baru dengan diresmikannya kepengurusan Perwakilan DPP Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Kabupaten Kolaka Timur periode 20 Mei–20 Oktober 2026. Pengukuhan berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati Kolaka Timur, Desa Matabondu, Kecamatan Tirawuta, Rabu (20/5/2026).

Prosesi pengesahan dilakukan Ketua DPD PJI Sulawesi Tenggara yang mewakili Ketua Umum PJI. Dalam kesempatan itu, dibacakan sambutan resmi pengesahan sekaligus penyerahan Surat Keputusan kepengurusan PJI Kolaka Timur.

“Bismillahirrahmanirrahim, kepengurusan Perwakilan DPP PJI Kabupaten Kolaka Timur periode 20 Mei 2026 sampai 20 Oktober 2026 saya nyatakan sah, dengan kewajiban memenuhi dan menjalankan seluruh ketentuan organisasi sebagaimana tercantum dalam surat keputusan,” demikian kutipan pengesahan yang dibacakan.

Melalui keputusan tersebut, Pemimpin Redaksi Tagsultra.com, Jusran, resmi dipercaya memimpin PJI Kolaka Timur. Ia didampingi Karnito sebagai Wakil Ketua, Iswan Hasbul sebagai Sekretaris, serta Jumran Djumadi sebagai Bendahara bersama jajaran bidang organisasi lainnya.

Ketua Umum PJI juga memastikan akan hadir langsung di Kolaka Timur pada Oktober 2026 mendatang untuk mengukuhkan kepengurusan definitif menjadi DPC PJI Kolaka Timur periode 2026–2029.

Pengukuhan tersebut turut dihadiri Plt Bupati Kolaka Timur H. Yosep Sahaka, Ketua DPRD Kolaka Timur Hj. Jumhani, Kapolres Kolaka Timur AKBP Tinton Yudha Riambodo, Ketua Komisi II DPRD, jajaran KPU dan Bawaslu, Forkopimda, kepala OPD, camat, hingga kepala desa se-Kolaka Timur.

Kehadiran para pejabat daerah dinilai menjadi bentuk dukungan terhadap eksistensi pers sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjalankan fungsi kontrol sosial dan edukasi publik.

Dalam sambutannya, Yosep Sahaka berharap PJI Kolaka Timur mampu membangun sinergi yang sehat dengan pemerintah daerah serta menjalankan roda organisasi secara profesional.

Ia menegaskan, pers memiliki peran penting sebagai pilar keempat demokrasi, sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

Sementara itu, Jusran menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum PJI serta jajaran DPD PJI Sulawesi Tenggara atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin organisasi tersebut di Kolaka Timur.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur, DPRD, Forkopimda, dan seluruh pihak yang telah mendukung penuh pelaksanaan pengukuhan.

Meski tidak hadir secara langsung, pesan Ketua Umum PJI Hartanto Boechori tetap disampaikan dalam sambutan resmi organisasi. Dalam pesannya, Boechori menekankan pentingnya peningkatan kompetensi wartawan melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

“Kompetensi adalah investasi terbaik seorang jurnalis dan menjadi tameng profesionalisme di lapangan. Saya mendorong seluruh anggota PJI Kolaka Timur terus meningkatkan kemampuan jurnalistik dan mengikuti UKW,” pesannya.

Boechori juga berharap Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur dapat mendukung pelaksanaan UKW PJI ke-11 yang direncanakan bersamaan dengan pengukuhan definitif DPC PJI Kolaka Timur pada Oktober 2026.

Selain itu, ia mengingatkan agar setiap sengketa pers diselesaikan melalui mekanisme pers sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999, melalui hak jawab, hak koreksi, serta mediasi Dewan Pers.

“Kemerdekaan pers bukan berarti pers tanpa tanggung jawab. Justru pers yang merdeka adalah pers yang paling bertanggung jawab,” ujar Boechori melalui pesan WhatsApp.

Ia menilai di tengah derasnya arus informasi dan maraknya disinformasi, jurnalis yang kompeten menjadi benteng terakhir dalam menjaga kebenaran dan akurasi informasi publik.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PJI juga menegaskan rekam jejak panjang organisasi yang berdiri sejak era reformasi 1998 di Surabaya. PJI disebut turut mengawal lahirnya Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999, pembentukan Kode Etik Wartawan Indonesia, hingga terbentuknya Dewan Pers independen.

Dengan sekitar 1.500 anggota dari berbagai media di Indonesia dan luar negeri, PJI terus memperkuat organisasi melalui pendidikan jurnalistik, pelaksanaan UKW, dan kerja sama kelembagaan.

Semangat tersebut resmi hadir di Kolaka Timur dengan harapan melahirkan wartawan yang profesional, berintegritas, dan menjaga marwah pers di daerah.[man]

Berita Lainnya

Index