Calon Lain Angkat Bendera Putih, Adi Putra Lanjut Dua Periode

Calon Lain Angkat Bendera Putih, Adi Putra Lanjut Dua Periode

Metroterkini.com - Pesta demokrasi konferensi kabupaten (Konferkab) VI pemilihan Ketua PWI Kabupaten Bengkalis bisa dikatakan anti klimaks, Selasa (23/7/2024). Mengapa tidak. Karena Abu Kasim dari Riau Pos, Sukardi bedelau.com dan Muhammad Fiza wartawan RRI yang ingin menghentikan keinginan Adi Putra dua periode justru mengangkat bendera putih alias tak berani fight. Bahkan Muhammad Fiza Edwinsyah yang digadang-gadang sebagai calon kuat tak muncul di arena Konferkab yang digelar di Gedung Daerah Laksamana Raja Di Laut.

Sebagai informasi, Konferkab VI PWI Kabupaten Bengkalis dibuka oleh Bupati Bengkalis yang diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Keuangan, Bustami HY. Terlihat hadir dalam pembukaan tersebut Ketua PWI Riau H. Raja Isyam Azwar beserta 4 orang pengurus, N. Doni, Bambang Saputra, Erlianto Hadi, dan Jinto Lumbangaol, anggota DPRD Irmi Syakieb Arsalan, Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis Muhammad Lukman, Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat Zulmansyah Sekedang, Humas PN Bengkalis Ulwan Maluf, Steven dari Kejari, Ipda Doni dari Polres, dari Kodim Bengkalis, Sekretaris Bappeda, Humas Kadin Bengkalis, Kepala Imigrasi, Ketua PWI Kabupaten Siak, Ketua PWI Kota Dumai, tamu dan undangan lainnya.

"Semua penduduk Putra, harus memakai baju kaos "bertuliskan PWI Semakin Hebat" di punggung," kata Dakeslim kepada semua pendukung Adi Putra usai pembukaan Konferkab.

Ditilik kebelakang. Saat dibukanya penjaringan bakal calon ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bengkalis ada 4 orang bakal calon yang mendaftar dan memenuhi syarat. Mereka adalah, Abu Kasim wartawan Riau Pos, Adi Putra (incumben) Riauaktual.com, Sukardi Bedelau.com dan Muhammad Fiza Erwinsyah wartawan Radio Republik Indonesia (RRI) Bengkalis. Keempat nama ini dikirim panitia pelaksana ke PWI Provinsi Riau. Dan provinsi mengirim 4 orang bakal calon tersebut ke PWI pusat untuk ditetapkan sebagai calon.

PWI Pusat kemudian menetapkan Abu Kasim, Adi Putra, Sukardi dan Muhammad Fiza Erwinsyah sebagai calon untuk bertarung memperebutkan kursi Ketua PWI Kabupaten Bengkalis.

Namun, saat prosesi Konferkab berlangsung (rapat pleno) hanya Abu Kasim, Adi Putra dan Sukardi yang hadir. Sementara Muhammad Fiza Edwinsyah usai registrasi, menghilang entah kemana.

Padahal, seminggu sebelum hari pemilihan diantara keempat calon sudah mengklaim memiliki 22 dari 40 daftar pemilih tetap (DPT) yang dikeluarkan PWI Pusat. Namun, pada detik-detik terakhir pemilihan ketua, ruangan Konferkab didominasi pendukung Adi Putra yang siang itu kompak memakai kaos oblong warna hijau bertuliskan "PWI Semakin Hebat" di bagian punggung.

Saat memasuki pleno penyampaian visi misi calon, pimpinan sidang Muhammad Ikhwan didampingi Usman Malik dan Erwan Sani mencoba mengulur waktu dengan harapan Muhammad Fiza Edwinsyah muncul. Namun, tetap tak muncul. Padahal, saat penjaringan dia paling awal mendaftar ke panitia sebagai bakal calon dan kemudian disahkan oleh PWI Pusat sebagai calon.

Akan tetapi, semangat juangnya pupus di detik-detik paling krusial, pemilihan ketua. Hal ini tentu membuat pendukungnya kecewa berat. Akhirnya, pimpinan sidang menganulir pencalonan Muhammad Fiza Edwinsyah.

Dengan demikian, tinggal Abu Kasim, Adi Putra dan Sukardi yang harus menyampaikan visi dan misi sebagai kandidat. Namun, melihat para pendukung Adi Putra yang siang itu kompak memakai kaos warna hijau dengan tulisan di punggung "PWI Semakin Hebat", membuat Abu Kasim dan Sukardi tak lagi percaya diri untuk bertarung.

Pimpinan sidang kemudian menawarkan kepada ketiga calon untuk bermusyawarah. Sukardi dan Abu Kasim setuju. Hanya butuh waktu 10 detik bagi Sukardi dan Abu Kasim untuk mengakui keunggulan Adi Putra.

Dengan demikian, Adi Putra terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PWI Kabupaten periode 2024-2027. Hasil tersebut disambut gemuruh oleh para pendukung Adi Putra.

Sukardi dalam sambutannya mendukung penuh Adi Putra sebagai ketua PWI Kabupaten Bengkalis untuk tiga tahun kedepan.

Sementara Abu Kasim terkesan lebih banyak curhat tentang masa kepengurusan Adi Putra agar tidak mengelompokkan anggota. Bahkan, wartawan Riau Pos itu mengingatkan Ketua terpilih agar merangkul anggota dan mensejahterakan anggota PWI melalui kerjasama dengan OPD yang ada di lingkub Kabupaten Bengkalis.

Sedangkan Adi Putra dalam pidato kemenangannya menegaskan, bahwa pihaknya telah dan akan tetap merangkul semua anggota. Akan tetapi, ada anggota PWI justru menjaga jarak. Untuk itu, Putra mengingatkan seluruh anggota agar tidak sungkan-sungkan datang ke kantor PWI di Jalan Hasanuddin Bengkalis.

"Kita (PWI) punya kantor. Tapi, kawan-kawan yang tak mau datang. Artinya, ada kawan-kawan yang menjaga jarak dengan kami (pengurus)," tegas Putra.

Setelah }menyampaikan pidato kemenangan, Adi Putra, Abu Kasim dan Sukardi photo bersama. Suasana kembali cair. Rivalitas ketiganya hanya terjadi dalam Konferkab. Sementara diluar, baik ketua, pengurus dan semua anggota PWI adalah wartawan yang punya tanggungjawab kepada media masing-masing.

Usai ditetapkan sebagai Ketua PWI Kabupaten Bengkalis periode 2024-2027, Adi Putra kemudian menerima Pataka dari Ketua PWI Provinsi Riau H. Raja Isyam Azwar.

Dalam sambutannya dan sekaligus menutup Konferkab, Raja Isyam berpesan kepada ketua, pengurus dan anggota PWI Kabupaten Bengkalis agar bisa menjaga nama baik PWI. Diingatkan Raja Isyam bagi anggota yang melanggar aturan organisasi akan diambil tindakan tegas. [rudi]

Berita Lainnya

Index