Polres Rohul Turunkan 398 Personil Amankan PSU di 31 TPS Tambusai Utara

Polres Rohul Turunkan 398 Personil Amankan PSU di 31 TPS Tambusai Utara
Kapolres Rokan Hulu, AKBP Budi Setiyono, S.I.K., MH Pantau Langsung Pengamanan Logistik PSU di Aula Kantor Desa Tambusai Utara

Metroterkini.com – Pemilihan Suara Ulang (PSU) di 31 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Desa Tambusai Utara, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, akan dilaksanakan besok, Sabtu (13/7/2024).

Polres Rokan Hulu telah menyiapkan langkah pengamanan dengan menurunkan 398 personil gabungan, dengan rincian 338 personil dari Polres Rokan Hulu dan 60 personil Batalyon Brimob Polda Riau yang ditempatkan sebagai penjagaan tambahan.

Kapolres Rokan Hulu, AKBP Budi Setiyono, S.I.K., MH, dalam pernyataannya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk aktif menyalurkan hak suaranya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

"Jangan percaya dengan janji-janji dari sekelompok orang atau individu yang menjanjikan sesuatu untuk mengarahkan hak suaranya," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Rokan Hulu, Cepi Abdul Husein, memastikan bahwa KPUD telah menyelesaikan persiapan yang matang, termasuk penyiapan TPS dan logistik berupa surat suara. 

"Logistik pemilu sudah tiba di aula kantor desa Tambusai Utara dan akan didistribusikan mulai pukul 02.00 WIB untuk TPS di Kebun Batang Kumu Dua dan Karya Perdana, mengingat jarak tempuhnya yang cukup jauh," ungkap Cepi.

Pendistribusian logistik untuk TPS di Kebun Batang Kumu Satu dan Rantau Kasai direncanakan akan dimulai sekitar pukul 04.00 WIB dini hari, sebagai langkah antisipasi untuk memastikan semua persiapan berjalan lancar sesuai kesepakatan stakeholder yang telah disepakati dalam sosialisasi di Sapadia Hotel beberapa waktu lalu.

Diharapkan dengan persiapan yang matang ini, proses PSU besok dapat berjalan dengan lancar dan aman, serta memberikan hasil yang dapat diterima oleh seluruh pihak terkait. 

Tim dari KPUD dan aparat keamanan siap bekerja sama untuk memastikan pelaksanaan pemilihan suara ulang ini berjalan sesuai aturan dan tanpa adanya gangguan yang menghambat proses demokrasi berlangsung.[man]

Berita Lainnya

Index