Totenham Dibantai Brentford, Harry Kane dkk Dicemooh Fans

Totenham Dibantai Brentford, Harry Kane dkk Dicemooh Fans

Metroterkini.com - Tottenham Hotspur melakoni laga pemungkas di kandang sendiri dengan hasil memalukan. Spurs dibantai Brentford 1-3 di Tottenham Hotspur Stadium pada pekan ke-37 Liga Primer Inggris 2022/2023 , Sabtu (20/5/2023) malam WIB. 

Semula SPurs tampil meyakinkan dengan membuka gol lewat tembakan Harry Kane menit kedelapan. Alih-alih menambah gol, Pasukan Ryan Mason justru kebobolan tiga gol d babak kedua. 

Kebangkitan luar biasa di babak kedua dari Brentford memastikan kemenangan mengejutkan bagi tim tamu. Bryan Mbeumo mencetak dua gol untuk keunggulan Brenford pada menit ke-50' dan 62'. Yoane Wissa memastikan kemenangan pasukan Thomas Frank pada menit ke-88', setelah memaksimalkan umpan Mbeumo. 

Hasil ini membuat Tottenham terancam absen di kompetisi Eropa musim 2023/2024. Saat ini Spurs di peringkat 7 atau posisi terakhir untuk tampil di Liga Konferensi Eropa dengan 57 poin dalam sisa satu laga. Spurs terancam didepak Brenford yang ada di bawahnya dengan 56 angka.

Pertandingan hari Sabtu adalah pertandingan kandang terakhir Tottenham musim ini dan para pemain harus mengelilingi stadion dan bertepuk tangan untuk para penggemar mereka setelah kekalahan telak lainnya. 

Tapi, kekalahan Spurs membuat salam penghormatan Harry Kane dkk di Tottenham Hotspur Stadium menjadi hambar lantaran suporter yang kecewa meninggalkan stadion sebelum laga usai. 

Sementara sebagian penggemar yang tersisa menyuarakan kemarahan mereka dengan mencemooh begitu keras sehingga klub harus menaikkan volume musik yang diputar melalui speaker. 

Ada juga beberapa protes yang meminta pemilik Daniel Levy meninggalkan klub. Laga ini juga bisa menjadi penampilan terakhir striker bintang Kane di kandang untuk Spurs karena pemain internasional Inggris itu diperkirakan sedang mempertimbangkan untuk pergi, dengan Manchester United dan Paris Saint-Germain sedang mengincarnya. Sementara itu, Lucas Moura menangis setelah dipastikan akan hengkang setelah lima tahun bersama klub. 

"Tentu saja menyakitkan," kata pelatih kepala Ryan Mason dilansir Daily Mail. 

Itu bisa dimengerti karena melihat bagaimana dua pertiga musim berjalan. Tapi kami tahu fans akan ada di sana musim depan, klub ini akan terus maju dan sekarang saatnya, kami harus lebih kuat dari sebelumnya."  [**]

Berita Lainnya

Index