Bisakah Konsumsi Obat Bersih Darah untuk Sembuhkan Jerawat?

Bisakah Konsumsi Obat Bersih Darah untuk Sembuhkan Jerawat?

Metroterkini.com - Twit seorang warganet yang merekomendasikan warganet lainnya untuk mengonsumsi obat bersih darah yang diyakini bisa menyembuhkan jerawat, beredar di media sosial pada Minggu (16/10/2022).

"Semangat ya. Aku juga pejuang acne. Klo doyan obat herbal coba bersih darah kembang bulan," tulis akun ini dalam twitnya.

Selain itu, warganet lain juga menuliskan bahwa konsumsi obat herbal bersih darah memang mampu mengobati jerawat dan breakout. Lalu, apakah betul konsumsi obat herbal bersih darah bisa mengobati jerawat?

Penjelasan dokter 
Dokter spesialis kulit dari Vivaldy Skin Clinic sekaligus dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Mataram, Dedianto Hidajat mengatakan bahwa mengonsumsi obat herbal bersih darah untuk menyembuhkan jerawat adalah tindakan yang kurang tepat.

"Sebenarnya sih obat herbal dengan kandungan berbagai ekstrak ini baik manfaatnya untuk kulit, namun bisa dikatakan untuk menyembuhkan sepertinya kurang tepat," ujar Dedi saat dilansir dari Kompas.com, Minggu (23/10/2022).

Menurut dia, obat herbal dengan klaim "membersihkan darah" hanya berguna untuk mengurangi peradangan akibat jerawat. Ia menjelaskan, masyarakat penting untuk mengetahui apa saja penyebab jerawat atau faktor dasar penyebab jerawat. Terlebih, jerawat bukan disebabkan karena "darah kotor".

"Jerawat bukan disebabkan karena darah kotor, tapi lebih ke empat faktor dasar yaitu penebalan kulit sekitar kelenjar minyak, aktivitas berlebih kelenjar minyak akibat pengaruh hormonal, peradangan, dan kolonisasi bakteri Cutibacterium acnes," lanjut dia.

Selain itu, ada juga faktor-faktor fisik dan kimia yang yang turut menjadi penyebab munculnya jerawat, seperti menggunakan masker, kosmetik, dan obat-obatan tertentu.

Umumnya, konsumsi obat-obatan juga berdampak pada sistem kerja ginjal. Dedi mengatakan, konsumsi obat herbal bersih darah dalam jangka waktu terlalu lama tanpa adanya kontrol atau tidak sesuai dengan anjuran produsen atau dari dokter bisa menyebabkan efek samping pada ginjal.

"Sejatinya ekstrak-ekstrak yang terkadung di dalam kapsul obat herbal tersebut ya bahan kimiawi juga yang tidak lepas dari efek samping, dan akan diolah atau dimetabolisme di hati dan dibuang juga melalui ginjal," ujar Dedi.

Oleh karena itu, Dedi mengimbau, konsumsi obat herbal ini tetap harus sesuai anjuran yang tertera di produk, sesuai indikasi, atau bisa juga dengan mengonsultasikan ke dokter. 
"Bukan tidak boleh atau anti terhadap obat herbal, sebenarnya boleh saja menggunakan obat ini, namun sifatnya lebih ke suplementasi," kata dia.

Anjuran untuk mengobati jerawat 
Terkait metode untuk menyembuhkan atau mengobati jerawat, Dedi mengimbau untuk menyesuaikan terhadap derajat atau tingkat keparahan jerawat. Ia menjelaskan, jika masih ringan bisa menggunakan obat oles anti jerawat yang mengandung asam salisilat atau salicylic acid. Kemudian, penting juga untuk menjaga pola makan yang sehat secara rutin.

"Hindari makan makanan dengan kadar gula tinggi atau mengurangi produk susu," ucap Dedi.

"Jangan memencet jerawat, jangan suka gonta-ganti kosmetik atau skincare, dan jika jerawat bertambah parah, sebaiknya konsultasikan ke dokter SpKK atau SpDV," imbuhnya. [**]

Berita Lainnya

Index