Sumbang Polusi, Lionel Messi Dikritik Keseringan Pakai Jet Pribadi

Sumbang Polusi, Lionel Messi Dikritik Keseringan Pakai Jet Pribadi

Metroterkini.com - Bintang Paris Saint German (PSG), Lionel Messi dikritik sering menggunakan jet pribadi. La Pulga mendapat serangan dari Attac, - lembaga swadaya aktivis lingkungan, yang menyebut perjalanan jet pribadi Messi selama 3 bulan sudah menghasilkan emisi 1.502 ton.

"Dari Juni hingga Agustus, Messi melakukan 52 penerbangan dengan jet pribadinya, dengan jumlah 1.502 ton CO2," tulis laporan Attac dikutip dari Euronews, Rabu (12/4/2022).

"Itu sama dengan tanggung jawab satu orang Prancis dalam 150 tahun," tambah dia.

Pesawat jet pribadi Messi sebenarnya tidak digunakan La Pulga setiap waktu. Sebagai contoh, Messi pernah meminjamkan jet pribadinya kepada Luis Suarez untuk pulang kampung ke Uruguay pada Agustus lalu.

Barang supermewah itu bahkan pernah disewa oleh Presiden Argentina, Alberto Fernandez. Disebutkan, harga sewanya mencapai 160 ribu euro untuk empat hari, atau setara Rp 2,7 miliar.

Messi diketahui membeli jet pribadi Gulfstream V 2004 buatan tahun 2002. Messi membelinya pada 2018, seharga 15 juta euro.

Fasilitasnya pesawat jet pribadi Messi terbilang mewah, yakni punya 16 kursi yang bisa diubah menjadi tempat tidur, plus terdapat dapur, dua kamar mandi dan shower.

Ciri khas pesawat Messi bisa terlihat dari tangga menuju pintu masuk pesawatnya, tiap anak tangga diberikan nama Messi, istrinya Antonella, anaknya; Thiago, Ciro dan Mateo.

Gulfstream V didukung oleh dua mesin turbofan Rolls-Royce dengan kode BR710 dan mampu melakukan perjalanan non-stop untuk 6.500 mil laut dengan kecepatan hingga 0.885 mach.

Sorotan kepada Messi terjadi setelah PSG juga dituding terlalu sering menggunakan jet pribadi untuk pertandingan. Terbaru, tim PSG melakukan perjalanan singkat dengan jet pribadi Qatar Airways sejauh 380 km ke markas Nantes pada 3 September 2022 lalu.

Seorang pejabat senior di operator kereta api Prancis SNCF, Alain Krakovitch, juga mengkritik PSG setelah berita perjalanan jet pribadi singkat muncul.

"Paris-Nantes kurang dari dua jam dengan TGV (kereta berkecepatan tinggi). Saya memperbarui kembali proposal saya tentang penawaran TGV yang disesuaikan dengan spesifikasi Anda, untuk kepentingan bersama kami: keamanan, kecepatan, layanan, dan mobilitas ramah lingkungan, "tulis Krakovitch.

Menteri Transportasi Prancis Clement Beaune mengatakan hanya beberapa minggu yang lalu bahwa negara itu tidak dapat lagi mentolerir orang-orang super kaya menggunakan pesawat pribadi sementara orang-orang dihadapikan dari krisis dan perubahan iklim.

"Kita harus bertindak untuk mengatur penerbangan dengan jet pribadi," katanya [**]
 

Berita Lainnya

Index