Kayu Manis Bisa Lawan Radikal Bebas hingga Sakit Jantung 

Senin, 03 Mei 2021 - 17:42:19 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com – Selama ribuan tahun, kayu manis telah digunakan sebagai bahan pengobatan tradisional di seluruh dunia. Manfaat kayu manis, salah satunya, didapat dari bahan aktif yang disebut cinnamaldehyde. Kayu manis dipercaya untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan, mulai dari mengatasi obesitas hingga menurunkan kadar gula darah. 

Dilansir dari WebMD, kayu manis mengandung sedikit sekali protein atau lemak. Satu sendok teh kayu manis bubuk mengandung sejumlah vitamin dan nutrisi lain. Meski dalam jumlah kecil, nutrisi yang terkandung dalam kayu manis terbilang cukup lengkap. 

Adapun kandungan dalam satu sendok teh kayu manis adalah kalori, karbohidrat, serat, kalsium, kalium, beta karoten, vitamin A, lemak, dan protein. 
Berikut adalah 5 manfaat kayu manis menurut sains, dilansir dari Healthline, Senin, 5 Juli 2018. 

1. Melindungi dari radikal bebas 
Kayu manis merupakan rempah yang kaya akan antioksidan seperti polifenol, yang mampu mencegah kerusakan akibat radikal bebas. 

Dalam sebuah penelitian yang membandingkan aktivitas antioksidan dari 26 rempah, kayu manis bahkan mengungguli super food seperti bawang putih dan oregano. 

2. Mengatasi peradangan 
Peradangan berperan penting untuk melawan infeksi dan memperbaiki kerusakan jaringan. Namun, peradangan juga bisa menjadi masalah kronis dan justru menyerangan jaringan tubuh. 

Studi menunjukkan, kayu manis memiliki sifat antiinflamasi yang kuat sehingga dapat mengatasi masalah peradangan. 

3. Mengurangi risiko penyakit jantung 
Pada penderita diabetes tipe 2, 1 gram kayu manis per hari telah terbukti mampu memberikan efek positif pada penanda darah. 

Selain itu, kayu manis juga dapat mengurangi kadar kolesterol jahat dan menjaga kolesterol baik tetap stabil. Dengan manfaat-manfaat tersebut, kayu manis diyakini dapat mengurangi risiko penyakit jantung. 

4. Meningkatkan sensitivitas insulin 
Kayu manis dapat mengurangi resistensi insulin, yakni gejala dari kondisi serius seperti sindrom metabolik dan diabetes tipe 2. Dengan meningkatkan sensitivitas insulin, kayu manis akan menurunkan kadar gula darah sehingga berefek positif untuk penderita diabetes. 

5. Memberikan efek positif untuk penyakit neurodegeneratif
Penyakit neurodegeneratif ditandai dengan hilangnya struktur atau fungsi sel otak secara progresif. 

Penyakit Alzheimer dan Parkinson adalah jenis penyakit neurodegeneratif yang paling umum. Dua senyawa yang ditemukan pada kayu manis tampaknya mampu menghambat penumpukan protein di otak, yang merupakan salah satu ciri penyakit Alzheimer. 

Sementara itu, penelitian pada tikus dengan Parkinson menunjukkan, kayu manis membantu melindungi neuron, menormalkan tingkat neurotransmitter, dan meningkatkan fungsi motorik. [**]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT