Metroterkini.com - Kepala BPBD Riau, H. Edwar Sanger menyampaikan setidaknya sudah 1.487,1 Ha lahan terbakar selama tahun 2016. Sumber Manggala Agni, Rabu (11/8/16) kejadian kebakaran yang terjadi sejak bulan Januari sampai dengan Agustus 2016.
Kebakaran di sejumlah daerah di Riau, sudah dilakukan pemadaman secara maksimal oleh tim Satgas Karlahut Riau, termasuk melakukan upaya pemadaman dengan melkukan water bombing dan tehnik modifikasi cuaca (TMC).
Untuk water bombing sudah dilakukan Air Tractor (VH-NWU), 3 sortie 9.300 liter di Medang Kampai (Dumai) 1 sortie dan Ujung Tanjung, Tanah Putih (Rohil) 2 sortie (sudah 101x sortie, 310.000 liter). Air Tractor (VW-AWU), 3 sortie 9.300 liter di Ujung Tanjung, Tanah Putih (Rohil) (sudah 91x sortie, 279.000liter).
Heli UR-CMI (BNPB), 2 sortie 38x WB di Medang Kampai (Dumai) 24x WB dan Tasik Serai (Bengkalis) 14x WB (sudah 1.376x WB, 5.225.000 liter). Heli UR-CMT (BNPB) 2 sortie 40x WB di Tasik Serai (Bengkalis) 18x WB dan Medang Kampai (Dumai) 22x WB (sudah 669x WB, 2.542.200 liter)
Superpuma (PK-DAN) Standby (sudah 1.398x sortie, 5.592.000 liter) Hawk 100/200 (TNI-AU) Standby (sudah 4 sortie survey udara), F - 16 (TNI-AU) Standby (sudah 2 sortir survey udara). Heli Puma (TNI-AU) Standby (sudah 3 sortie udara).
"Untuk pelaksanaan tehnik modifikasi cuaca (TMC) Cadangan NaCl sebanyak 21.000 kg. Bertambah 10.000 kg. 1 sortie 1.000 kg di Inhu dan Kuansing (Sudah 29 Sortie 29.000 kg)," terang Edward.
Sementara kualitas udara (ISPU), tambah Edward bahwa kualitas udara di Riau masih relatif stabil. Rumbai (45), Minas (39), Duri Camp (23), Duri Field (39), Dumai (80), Bangko (14), Libo (56) dan Petapahan (81).
Sementara kondisi cuaca, menurut Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru, Sugarin pada umumnya cuaca di wilayah Riau cerah hingga berawan. Potensi hujan ringan hingga sedang diprakirakan berpotensi terjadi hujan di wilayah Riau bagian selatan, dan pesisir timur pada sore menjelang malam atau malam dini hari. [**]