Metroterkini.com - Mudik merupakan salah satu tradisi yang lekat dengan Lebaran. Banyak orang dari kota termasuk kamu salah satunya tentunya akan pulang kampung dan silaturahmi dengan keluarga serta kerabat. Hal itu membuat orang menghabiskan waktu libur untuk mudik ke kampung halaman dan membutuhkan banyak persiapan, termasuk dalam hal kesiapan finansial.
Jangan sampai, sepulang dari kampung halaman, uang ludes tak tersisa dan hanya meninggalkan kesengsaraan sampai satu bulan ke depan. Untuk itu, kamu perlu mengatur bujet mudik Lebaran dengan baik dan benar.
Bagi kamu yang memiliki penghasilan tetap, cobalah mengalokasikan bujet mudik sekitar 30 persen dari total pendapatan bulan ini. Misalnya, gaji bulanan sebesar Rp 8 juta dan uang THR sebesar Rp 8 juta. Maka, budget mudik maksimal total sebesar Rp 4,8 juta. Ingat, ini merupakan batas maksimal sehingga akan lebih baik kalau bisa lebih menekan pengeluaran agar lebih murah.
Hal lain yang perlu dilakukan ketika sudah memiliki anggaran mudik adalah membaginya ke dalam beberapa bagian atau pos. Secara garis besar ada empat pos utama, antara lain pos transportasi, akomodasi, makan dan jajan, serta belanja dari total bujet mudik senilai Rp 4,8 juta. Setelah membaginya, kamu perlu melakukan perhitungan dengan bijak. Berikut strategi-strategi atur uang untuk mudik agar tak habis usai lebaran :
1. Biaya Transport
Biasanya, pengeluaran terbesar saat mudik adalah untuk transportasi. Jadi pos yang satu ini merupakan pos yang paling penting dan harus menjadi yang pertama dihitung.
Bijaknya, maksimal sekitar 50 persen dari bujet mudik dapat dialokasikan untuk transportasi.
2. Makan selama mudik
Kalau urusan makan biasanya tidak perlu terlalu ambil pusing, karena makanan di daerah lebih murah dibandingkan di kota. Selain itu, kamu juga bakal menghabiskan waktu lama di rumah atau tempat tinggal di kampung halaman sehingga pengeluaran untuk makan seharusnya bisa ditekan.
3. Akomodasi
Walau kamu menginap di rumah orang tua atau kerabat, sebaiknya alokasikan setidaknya 15 persen dari bujet mudik untuk akomodasi. Bujet akomodasi berguna untuk mempersiapkan hidangan di kampung halaman dan sebagainya.
Alokasikan sekitar 20 persen untuk biaya makan selama di kampung cukup rasanya.
4.Belanja
Tidak lengkap rasanya pulang dari kampung halaman tapi tidak belanja oleh-oleh. Untuk itu, alokasikan sekitar 15 persen dari budget mudik untuk belanja. Nantinya, oleh-oleh ini bisa dibagikan ke tetangga atau teman kantor. [**]