Metroterkini.com - Bupati Kampar H Jefry Noer mengapresiasi dan mendukung komitmen yang dilakukan oleh PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dengan Desa yang rawan kebakaran di Kabupaten Kampar.
Apresiasi dan dukungan tersebut disampaikan Jefry Noer dalam kegiatan komitmen pencegahan Karhutla sekaligus Sosialisasi Fire Awreness Comonity Kecamatan dan Desa bebas api yang di pusatkan di Tiga Dara Hotel Siak Hulu Kabupaten Kampar Kamis (23/6/16) sore .
Beberapa Kecamatan dan Desa yang ikut dalam penandatangan komitmen tersebut antara lain Kecamatan Salo, Tambang, Kampar Kiri Tengah, Kampar Kiri, dan Desa Gunung Sahilan. Kemudian Desa yakni Desa Kuntu, Rantau Kasih, Teluk Paman, Gunubg Sahilan, Sei Lipai, Siabu, Simalinyang, Penghidupan.
Saat penandatanganan ini juga dihadiri langsung oleh Bupati Kampar, Kapolres Kampar, Dandim 0313/KPR serta PT. RAPP sendiri.
Jefry Noer menyatakan atas nama pemerintah daerah dan selaku Bupati Kampar ia sangat mendukung apa yang dilakukan RAPP.
"Tentu saja harapan besar kami karhutla tidak terjadi karena seperti yang dikatakan Bapak Presiden Jokowi bahwa Polri dan TNI berada di garda terdepan. Tetapi semua akan menjadi non sense tanpa ada dukungan semua pihak,"ucapnya.
"Untuk itu, kami dari pemda mengucapkan terima kasih kepada RAPP yang telah membantu kami melakukan pencegahan. Kami mendukung penuh program FAC agar kita bisa hidup tentram bebas dari asap dan ini sangat penting bagi pemda Kampar sendiri, bahwa dalam hal karhutla di Kampar apabila terjadi kemarau kebakaran sering terjadi,"tambahnya.
Sebab Jefry melihat bahwa hal ini sangat penting karena sudah malu setiap saat di Riau khususnya Kampar sering terjadi kebakaran hutan.
"Kita ketahui saat ini sudah dua orang Presiden RI yakni DR Susilo Bambang Yudoyono dan Jokowidodo masing-masing sudah pernah turun ke Kampar guna meninjau kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kampar sendiri. Untuk itu, dengan adanya komitmen dan soaialiasi FAC ini jangan sampai hendaknya ada Presiden RI datang lagi ke Kampar hanya untuk meninjau Kahutla"terang Jefry Noer.
Untuk itu, kepada para Camat dan Kades Jefry menekankan untuk betul-betul memahami hal ini, agar masalah karhutla yang terus terjadi di Riau khususnya di Kampar, kedepan kita akan rencanakan akan memberikan Reward bagi daerah yang tidak terjadi kahutla.
"Kepada masyarakat terus sosialisasikan tentang aturan dalam pembakaran hutan dan lahan,"harapnya.
Dengan pemahaman sama, maka pengelolaan pencegahan kebakaran bisa dilaksanakan dengan baik. Dimana sebelumnya perusahaan juga telah memberikan instruksi kepada seluruh jajaran untuk menciptakan zero fire 2016. [infotorial-hms]