Metroterkini.com - Masyarakat Desa Sering, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan, Riau dan warga SP 7, mengeluhkan limbah udara dari uap kimia pabrik PT. Riau Pulp and Paper (RAPP) yang baunya menyesakkan dada, selain itu limbah perusahaan ini juga mencemari sungai yang membuat warga gatal - gatal.
"Seng rumah kami cepat bocor, dan kami mandi mencuci dan minum dari air sungai Kampar ini, habis mandi badan kami gatal - gatal," Ujar warga pinggiran Sungai Kampar, Atan, Rabu (22/6/16).
Menanggapi hal tersebut, salah seorang anggota Dewan Perwailan Rakyat Daerah (DPRD), Pelalawan, Fraksi Golkar, Baharuddin, Sh, meminta masyarakat tidak menduga-duga, agar tidak menjadikan Fitnah dia minta dibuktikan terlebih dahulu kebenarannya.
Karena itu Untuk menindak lanjuti kecurigaan warga ini Dewan akan coba berkordinasi dengan instansi terkait seperti BLH, ataupun pihak Labor dan pihak perusahaan untuk melakukan tes air sungai Kampar.
"Saya harap warga jangan berprasangka buruk dulu pada RAPP, untuk tidak Fitnah nanti kita akan coba buktikan keluhan warga Sering," Katanya.
Mengenai limbah udara dari uap kimia pabrik RAPP, rencana bahar akan melakukan kajian dan survei disejumlah tempat yang berdampak, agar kebenaran ini bisa diungkap, memang dikunya kalau dilihat kasat mata disejumlah pemukiman yang berdekatan dengan pabrik RAPP ini, terlihat atap warga keropos, dibandingkan dengan pemukiman yang jauh dari pabrik nampak jauh berbeda.
"Lihat saja atap pemukiman yang berdekatan dengan pabrik ini, atap mereka keropos dan cepat rusak, sedangkan masalah kesehatan terhadap dampak uap kimia ini, kami akan bekerja sama dengan dinas Kesehatan Pelalawan untuk melakukan cek kesehatan warga agar dampak asap ini pada warga terdeteksi secara dini," Ujar Bahar.
Selaku wakil rakyat Bahar berharap warga sekitar pabrik yang berdampak oleh limbah RAPP agar bersabar, karena dewan akan mencoba membuat tim untuk mengkaji dampak limbah ini.
Sungguh sangat disayangkan terkait limbah perusahaan mencemari lingkungan Pelalawan phak Humas RAPP tidak mau dikonfirmasi.[basya]