PLN Pembohong, Listrik Jaringan Rohul Kampar Mati Total

PLN Pembohong, Listrik Jaringan Rohul Kampar Mati Total

Metroterkini.com - Kepala PLN Ranting Kabupaten Kampar Feri Rahman pernah mengatakan selama bulan Ramadhan listrik di Kabupaten Kampar aman dan tidak ada pemadaman.

"Selama bulan Ramadhan pembangkit di PLN sudah membaik,” ujar Feri Rahman, dalam pertemuan di kantor PT PLN Rayon Bangkinang kepada media belum lalu ini.

Namun kenyataanya, Senin (20/6/16) jaringan Rantau Berangin arah ke Rokan Hulu terjadi pemadaman atau mati total hampir 1 jam. Saat dihubungin GM PLN Bangkinang melalui sambungan selulernya, malah ia menjawab melalui pesan SMS, info petugas lapangan "Tandun trip gfr 20.49 220 a..di coba 1 x beban pincang phasa S 0 amper....di lepas recloser batu langka masih pincang R 5 a S 0 a T 5".

Terkait tanggapan jaminan GM PLN Bangkinang Feri Rahman tidak adanya pemadaman selama bulan puasa tersebut tidak bisa memberikan penjelasan.

Bahkan secara terpisah ia mengaku, "saya berharap PLN melakukan upaya maksimal agar ketersediaan listrik dan penerangan tetap stabil. Karena saya sering mendengar banyak keluhan tentang pemadaman listrik'.

Ia menambahkan, sudah menyiapkan langkah strategis guna menjaga ketersediaan listrik selama Ramadan dijelaskannya, karena selama sebulan belakangan ini PLN Rayon Bangkinang sudah melakukan pemadaman bergilir dengan maksud untuk melakukan pemeliharaan yang tujuaanya menjamin ketersediaan listrik selama bulan puasa dan lebaran mendatang

Diharapkannya, ketersediaan pasokan listrik bagi Rayon Bangkinang dapat mencukupi kebutuhan masyarakat Kabupaten Kampar selama dua bulan ke depan tidak ada lagi pemadaman listrik yang dilakukan secara sengaja.

Kalau pun ada pemadaman, itu lebih dikarenakan faktor lain atau karena ada gangguan yang tak bisa dihindarkan. Gangguan tersebut diantaranya seperti gangguan binatang liar seperti monyet, gangguan alam seperti angin kencang yang menyebabkan pohon yang berada disekitar jaringan patah dan menimpa travo atapun kabel listrik. [**ali]

Berita Lainnya

Index