Metroterkini.com - Bupati Bengkalis, Amril Mukminin akhirnya menunjuk H Arianto sebagai Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bengkalis, Rabu (15/6/2016).
Arianto ditunjuk untuk menggantikan posisi Burhanuddin yang saat ini ditahan di Rutan Salembah, Jakarta dalam perkara dugaan korupsi PT. Bumi Lamsamana Jaya (BLJ).
Penunjukan Kadis Pertanian dan Peternakan, H Arianto sebagai yang juga Ketua harian LPTQ Kabupaten Bengkalis sudah diperkirakan banyak pihak. Sebab, nama mantan asisten III Setkab itu juga pernah diusulkan sebagai Sekda oleh DPRD Bengkalis pada era Bupati H Herliyan Saleh. Pasca penunjukan, mulai Senin (13/6/2016) kemarin, Arianto sudah menempati ruangan Sekda.
H Arianto sendiri saat dihubungi, Selasa (14/6) mengatakan, bahwa penunjukam dirinya sebagai Plt Sekda adalah sebuah amanah. Ia berjanji akan mencurahkan segenap kemampuan dirinya dalam menjalankan amanah yang diberikan Amril.
“Jabatan yang saya emban ini adalah amanah, saya pasti akan mempertanggungjawabkan, tidak hanya kepada manusia tapi juga kepada Allah SWT. Dengan segenap kemampuan saya, insyaallah saya akan jalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Arianto.
Namun demikian, Arianto berharap dalam menjalankan tugas sebagai Plt Sekda mendapat dukungan penuh dari berbagai komponen agar apa yang sudah diprogram berjalan sesuai aturan dan jadwal yang telah ditetapkan.
“Mohon dukungan agar saya bisa menjalankan amanah ini. Dukungan tentunya tidak hanya dari kawan-kawan SKPD tapi juga komponen lainnya termasuk kawan-kawan wartawan,” pinta Arianto.
Sebab, pasca ditahannya Sekda Burhanuddin yang juga menjabat Komisaris Utama di PT BLJ, alur keuangan dan program Kabupaten Bengkalis sedikit terganggu. Diantaranya soal pembayaran honor ribuan guru madrasah Kabupaten Bengkalis yang belum tuntas. Sampai Juni ini, sudah 6 bulan guru madrasah belum terima honor.
Ditanya soal itu, Arianto mengaku sudah membicarakannya dengan Bupati Bengkalis dan direncanakan, Senin lusa akan dilakukan pertemuan antara Pemkab Bengkalis dengan pejabat Kemenag dan kemungkinan juga perwakilan guru honor Madrasah.
“Saya sudah mendengar persoalan guru Madrasah ini dan saya sudah bicarakan dengan pak Bupati. Insyaallah Senin besok akan digelar pertemuan dengan Kemenag dan juga guru,” ujarnya. [rdi]