Metroterkini.com - Pembentukan daerah otonomi baru (DOB), Kabupaten Rokan Tengah, pecahan dari Kabupaten Rokan Hilir yang sudah di Plenokan DPRD Kabupaten Rokan Hilir, kurang direspon Bupati Rokan Hilir, Suyatno, Rabu (8/6/16).
Respon negatif ini tergambar saat wartawan mengkonfirmasi kepada Suyatno usai ia dilantik sebagai Bupati Rokan Hilir oleh Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, Rabu siang.
"Silahkan tanya langsung kepada presiden dan wakil presiden," ujarnya kepada wartawan, usai dirinya dilantik oleh gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman di Gedung Serindit, Komplek Gubernuran, Rabu siang.
Selanjutnya, ketika wartawan menanyakan apakah dia menyetujui pemekaran Kabupaten Rokan Tengah tersebut, Suyatno juga pelit berkomentar. " No comment", no comment," ujarnya lagi sambil berlalu meninggalkan kerumunan undangan dan wartawan.
Sementara itu, musyawarah besar pembentukan Kabupaten Rokan Tengah terus bergulir dan sudah di Pleno kan oleh DPRD Rokan Hilir.
Dalam Sidang Pleno yang dihadiri puluhan anggota dewan DPRD Rokan Hilir menetapkan Sintong Bakti sebagai ibukota kabupaten Rokan Tengah. Bahkan proses pemekaran Kabupaten Rokan Tengah masuk dalam Rencana Peraturan Pemerintah (RPP) pembentukan daerah otonomi baru (DOB) daerah lainnya di Indonesia. (rdi)