Warga Minta Bupati Kampar Mekarkan Desa Tarai Bangun

Warga Minta Bupati Kampar Mekarkan Desa Tarai Bangun

Metroterkini.com - Desa Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kampar meminta kepada Bupati Kampar Jefry Noer untuk melakukan pemekaran desa yang saat ini penduduknya mencapai 14 ribu orang lebih. Desa Tarai Bangun yang berbatasan dengan Kota Pekanbaru saat ini cukup lambat pembangunanya karena luasnya daerah yang tidak berimbang dengan jumlah penduduknya.

Layaknya wilayah perbatasan dengan ibukota Provinsi Riau, yaitu Kota Pekanbaru, desa Tarai Bangun masih sangat kurang infrastruktur dari pemerintah karena luasnya daerah dan banyak

penduduk yang terus bertambah akibat pertambahan perumahan. Perlu diakui, penduduk desa Tarai Bangun adalah warga yang sehari-hari beraktivitas di Kota Pekanbaru.

Jika ditilik dari jumlah penduduk dan luas daerah desa Tarai Bangun, infrastruktur seperti jalan utama dan jalan lingkungan masih minim tersentuh pembangunan dari Pemkab Kampar. Sejumlah

ruas jalan pemukiman penduduk masih minim tersentuh aspal. "Jalan perbatasan Kota Pekanbaru dengan Desa Tarai Bangun banyak yang belum diaspal. Padahal jalan utama yang dilalui ribuan kendaraan setiap yang keluar masuk desa Tarai Bangun," kata warga, Ujang (37).

Saat ini bisa dilihat seperti jalan perbatasan Kota Pekanbaru-Desa Tarai Bangun di ujung Rumah Potong Hewan saat ini hanya pengerasan. Di daerah ini ribuan perumahan telah terbangun. Tak

hanya itu, Jalan Taman Karya yang berbatasan dengan Kota Pekanbaru juga belum beraspal. "Padahal jalan ini dilalui warga Tarai Bangun untuk menuju jalan HR Soebrantas Panam Pekanbaru.Kalau melalui jalan jaraknya tak sampai 3 kilometer," tambahnya.

Untuk itu, sejak beberapa tahun terakhir banyak warga yang telah mengusulkan untuk dilakukan pemekaran, namun masih terganjal banyak hal. "Sepertinya desa masih berat untuk melakukanpemekaran," tambah Ujang.

Permintaan warga untuk pemekaran dinilai cukup beralasan, karena saat ini desa Tarai Bangun yang memiliki penduduk cukup padat hanya memiliki 1 SMP Negeri dan 1 SMA. Puskesmas jugademikian karena belum memiliki fasilitas rawat inap. "Warga Tarai Bangun banyak yang sekolah ke Pekanbaru dan berobat juga harus ke Pekanbaru," ungkapnya.

"Pak bupati sebenar sudah tahu berapa jumlah penduduk Tarai Bangun dan kami meminta tolong dorong pemekaran desa ini, agar pembangunan bisa merata," tutupnya. [nas]

Berita Lainnya

Index