Metroterkini.com - Sebagai salah satu aset daerah, para pelajar atlet berusia belia patut dan harus senantiasa dipupuk dan dibina oleh semua pihak.
Sebab, tanggung jawab pendidikan dan peningkatan kualitas dan kemampuan anak, tidak hanya bergantung pada guru ataupun instruktur di lingkungan pendidikan semata-mata, tetapi juga orang tua.
"Pendidikan di lingkungan masing-masing oleh orang tua dan masyarakat, justru merupakan bagian terpenting dalam perkembangan fisik dan mental mereka. Di tangan merekalah prestasi olahraga kabupaten Bengkalis ke depan ditentukan," jelas Wakil Bupati Bengkalis, H Muhammad.
Muhamad menyampaikan itu ketika membuka seleksi atlet Pekan Olahraga Pelajar Daera (Popda) Cabang Olahraga Kabupaten Bengkalis tahun 2016, di Gelanggang Olahraga Perkasa Alam, Bengkalis, Minggu (17/4/16) siang.
Kepada para pelajar yang akan tampil dalam seleksi itu, dia mengajak agar bersungguh-sungguh dalam mengikuti setiap tahapan seleksi.
Dengan sikap serius, katanya, dapat diukur seberapa besar kemampuan seorang atlet terhadap bilang olahraga yang tengah digelutinya.
"Sebaliknya, sikap meremehkan dan main-main, hanya membuang-buang energi, tenaga, waktu, dan pikiran, yang seharusnya dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya bagi hal-hal lain yang bermanfaat," tegasnya.
Sebagaimana juga kompetisi resmi, imbuhnya, dalam seleksi juga bakal ada yang menang dan kalah.
Kepada peserta seleksi, Muhammad juga mengingatkan, tidak surut ke belakang, jika dalam seleksi Popda ini tidak terpilih atau kalah bersaing dengan kontestan lainnya.
"Sebab, sebagaimana dikatakan pebasket legendaris, Kareem Abdul Jabbar, kita tidak akan tahu rasanya menang sebelum tahu rasanya kalah. Jadilah yang terbaik dengan menunjukkan kemampuan terbaik dengan dengan cara-cara yang sportif," pesan Muhammad.
Kepada panitia seleksi, suami Hj Lindawati Muhammad ini berpesan, agar seleksi dilakukan dengan semangat dan jiwa yang menjadi esensi hidup dan kehidupan dalam dunia olahraga. Yaitu semangat dan jiwa sportivitas.
"Seleksi Popda ini juga adalah bagian tak terpisahkan dari azam untuk menjadikan Kabupaten Bengkalis sebagai barometer olahraga nasional yang sudah digaungkan sejak beberapa tahun lalu. Tinggalkan kebiasaan untuk menggantang asa kepada cinta istana pasir, yang memang tidak akan bertahan lama", pungkas Muhammad mengutip sebuah kalimat bijak. [rdi]