Metroterkini.com - Setelah berakhirnya masa jabatan Wildan Asfan Hasibuan sebagai Direktur RSUD Pasir Pengaraian pada 31/3/2016 lalu, Bupati Rokan Hulu (Rohul) Drs.H.Achmad, M.Si tunjuk M.Yakub sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Pasir Pengaraian.
"Setelah Bupati Rohul terpilih dilantik maka keputusan untuk Direktur Defenitif berada dibawah kebijakan Bupati terpilih tersebut," ucap Yakub kepada metroterkini.com, Selasa (5/4/16).
Sebelum menjabat Plt RSUD Pasir Pengaraian, M Yakub sebelumnya menjabat sebagai Kepala Tata Usaha (KTU) RSUD Pasir Pengaraian.
Saat ditanyakan mengenai Pekerjaan Rumah (PR) yang belum terselesaikan oleh Direktur sebelumnya, Yakub mengatakan pada tahun 2016 RSUD Pasir Pengaraian bisa diakreditasi dibidang pelayanan karena syarat bekerjasama dengan BPJS harus terakreditasi.
"Kami sudah mempersiapkan dan sedang melakukan tata ulang, dimana kekurangan kita akan di perbaiki sehingga proses akreditasi secepatnya terlaksana pada tahun ini," tuturnya.
Yakub mengakui selama ini terkendala masalah obat karena masih banyak hutang-hutang obat kita belum terbayar tapi kita sudah komitmen dengan pegawai maupun Dokter Spesialis tetap melayani pasien dengan sebaik-baiknya.
"Karena APBD belum sah, hutang obat tertunda kepada supplier obat, dan mereka sempat tidak mau mengirim obat karena diberi waktu berutang 60 hari, kami minta pihak supplier agar mengerti kondisi, karna APBD bakal disahkan dan akhirnya mereka kirim obat walaupun jumlahnya berkurang," terangnya.
Yakub menambahkan, kedepannya kami akan merubah corak pelayanan RSUD Pasir Pengaraian dengan lebih fokus ke pelayanan yang ramah karena berdasarkan sms center yang masuk, pengaduan masyarakat ke rumah sakit umum terkait sikap dan pelayanan selama ini.
"Kita akan mengundang tim ahli atau publik speaking untuk melatih cara memberikan informasi atau cara menghadapi pasien, nantinya rumah sakit ini setara pelayanannya seperti di Bank dan secara perlahan sudah kita perbaiki," pungkasnya. [man]