Proyek Jalan Rp 11 Miliar Lebih di Kampar Hasilnya Amburadul

Proyek Jalan Rp 11 Miliar Lebih di Kampar Hasilnya Amburadul

Metroterkini.com - Pekerjaan jalan di Bangkinang Seberang, Kampar, tepatnya di desa Pulau Lawas, yang bersumber dari anggaran dana DAK tahun anggaran 2015 lalu, diduga pelaksananya hanya asal jadi. 

Salah seorang warga yang enggan disebut namanya belum lama ini kepada wartawan mengaku, pelaksana anggaran dana DAK yang yang bersumber dari anggaran tahun 2015 lalu. Warga menduga adanya kerjasama antara pihak kontraktor dengan pihak dinas PU Bina Marga Kabupaten Kampar.

Ketika metroterkini.com mencoba konfirmasi M Nazarudin ST, selaku kuasa pengguna anggaran (KPA), melalui sambungan selulernya, kemarin (15/3/16) di Bangkinang, mengaku kegiatan tersebut memang di alokasikan melalui anggaran dana DAK tahun 2015 lalu.

Ia mengaku pekerjaan tersebut memang sudah selesai. Namun anehnya M Nazarudin selaku kuasa pengguna anggarannya, tidak mengetahui berapa besar anggarannya dan siapa pelaksananya atau kontraktornya. Ia juga mengaku tidak tahu siapa pelaksana kegiatannya. 

"Saya tidak ingat lagi siapa kontraktornya," elaknya saat dihubungin,

Tambahnya lagi, pekerjaan itu di akuinya terlambat selesai. Namun ia mengakui berdasarkan Keppres pihaknya memberikan perpanjangan waktu selama 55 hari kerja."Semuanya kita lakukan sudah sesuai mekanismenya tata cara pelaksana kegiatan di intansi di dinas PU Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Kampar," katanya.

Namun ia menyarankan untuk berkordinasi atau konfirmasi selanjutnya kepada Imam Ghazali selaku PPTK.  "Tahap pemeliharaan jalan tersebut sudah kita surati melalui kontraktor pelaksana, agar segala kerusakan dalam pekerjaan mereka segera di betulkan, karena itu masih tanggungjawab mereka," tambah Nazar selaku kuasa pengguna anggaran (KPA).

Di lokasi pelaksan pekerjaan terlihat jalan Kampong Godang - Pematang Kulim dikerjakan oleh PT. Lintas Indonesia Khatulitiwa, dengan perusahaan jasa konsultan oleh PT Raisa Gemilang dengan nilai anggara Rp.11.738.332.400.00,. Anehnya pernyataan kuasa pengguna anggara (KPA) yang mengaku kontraktor pelaksana kegiatan tersebut perlu dipertanyakan. [ali]

Berita Lainnya

Index