Metroterkini.com - Kebakaran lahan dan hutan saat ini masih menjadi ancaman yang cukup serius. Barbagai upaya telah dilakukan untuk memadamkan api dititik terdepan kebakaran. Satgas Karlahut Riau tengah menerjunkan 1.150 personil gabungan untuk mengatasi titik api yang bertebaran di Riau.
Untuk mencapai titik api terdepan yang sebagian besar tidak dicapai menggunakan kendaraan roda empat, dalam hal ini tim Satgas menggunakan sepeda motor jenis Trail untuk menuju lokasi kebakaran yang medannya sulit dicapai. Selain itu, petugas juga dibekali peralatan lainnya yang berhubungan dengan pemadaman.
Tim Satgas bermotor ini dilepas Komandan Resort Militer 031 Wirabima Brigjen TNI Nurendi dan Kapolda Riau Brigjen Pol Drs Dolly Bambang Hermawan, di Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Rabu (16/3/16).
Menurut Komandan Satgas Siaga Karhutla Riau, Brigjen TNI Nurendi, personil yang diterjunkan ini untuk memperkuat ribuan personil yang sudah berada di sejumlah lahan terbakar.
"Ribuan personil ini merupakan sinergitas antara TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Polisi Kehutanan," kata Nurendi saat pelepasan
Menurut Nurendi, pasukan yang diterjunkan ini sudah terlatih mengatasi kebakaran lahan pada tahun sebelumnya. Nantinya masih ada tambahan pasukan untuk memadamkan semua titik api di Riau.
Sejauh ini, sudah ada enam satuan setingkat kompi (SSK) yang terdiri dari empat SSK TNI AD, satu SSK Polri dan satu SSK TNI AL yang terus berusaha mencegah meluasnya Karhutla di Riau.
"Jumlah itu belum termasuk setiap jajaran Polres yang terlebih dahulu turun ke lapangan sejak ditetapkannya status siaga darurat Karhutla pada 7 Maret 2016 lalu," kata Nurendi.
Meski ribuan personil sudah dikerahkan, kendala di lapangan masih ditemukan. Diantaranya, petugas masih kekurangan peralatan memadai dan pasokan air.
Sementara itu, Kapolda Riau Brigjen Pol Dolly Bambang Hermawan yang turut hadir pada apel gelar pasukan itu mengungkapkan, jajarannya telah mengerahkan kekuatan semaksimal mungkin untuk memadamkan kebakaran. [**]