Pengelolaan Pertamanan Rohul Resmi Beralih ke DLH, Bupati Anton Dorong Kebangkitan Ruang Hijau

Pengelolaan Pertamanan Rohul Resmi Beralih ke DLH, Bupati Anton Dorong Kebangkitan Ruang Hijau

Metroterkini.com - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) resmi melaksanakan serah terima pramu taman, kegiatan pemeliharaan, serta aset pertamanan dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Peralihan kewenangan ini menjadi langkah strategis dalam penataan ulang pengelolaan pertamanan dan ruang terbuka hijau (RTH) agar lebih terarah dan optimal.

Serah terima tersebut berlangsung pada Senin (5/1/2025) di Halaman Kantor Dinas Perkim Kabupaten Rokan Hulu. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Rokan Hulu Anton, ST, MM, Sekretaris Daerah M. Zaki, Plt Asisten II Setda H. Yusmar, Plt Kepala Dinas Perkim Desmadiana, Kepala DLH Suparno, jajaran pejabat terkait, serta seluruh pramu taman.

Prosesi serah terima ditandai dengan penandatanganan berita acara yang disaksikan langsung oleh Bupati dan Sekda Rokan Hulu. Dengan penandatanganan tersebut, pengalihan tugas, personel, dan aset pertamanan resmi berlaku mulai hari itu.

Dalam arahannya, Bupati Rokan Hulu Anton, ST, MM menegaskan bahwa pengalihan pengelolaan pertamanan ke DLH bukan sekadar perubahan struktural, melainkan momentum untuk membangkitkan kembali kualitas pertamanan daerah. Ia mengingatkan bahwa Rokan Hulu pernah dikenal memiliki pertamanan yang baik dan menjadi rujukan bagi daerah lain.

“Dulu banyak daerah datang ke Rokan Hulu untuk belajar pertamanan. Sekarang kita harus jujur melihat kondisi, masih banyak median jalan dan RTH yang belum tertata maksimal,” ungkap Bupati Anton.

Ia berharap, dengan pengelolaan terpusat di DLH, wajah kota dan kawasan publik dapat kembali hijau, rapi, dan membanggakan. Bupati juga menekankan pentingnya komitmen, disiplin, dan tanggung jawab seluruh petugas dalam menjalankan tugas di lapangan.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perkim Kabupaten Rokan Hulu Desmadiana menjelaskan bahwa sebanyak 155 petugas pertamanan secara resmi dialihkan ke DLH. Menurutnya, kebijakan ini bertujuan menyatukan koordinasi lapangan agar lebih efektif dan efisien.

“Mulai dari penyapuan jalan, pemeliharaan taman, hingga penataan lingkungan kini berada dalam satu koordinasi,” jelasnya.

Di sisi lain, Kepala DLH Kabupaten Rokan Hulu Suparno menyampaikan bahwa pengalihan pramu pertamanan merupakan bagian dari penataan kelembagaan. Ia menegaskan bahwa tugas pokok tidak banyak berubah, namun sistem kerja akan diatur lebih terstruktur agar tidak tumpang tindih.

Dengan bergabungnya pramu pertamanan ke DLH, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu optimistis kualitas kebersihan, keindahan lingkungan, dan ruang terbuka hijau akan semakin meningkat demi kenyamanan masyarakat.[Inf]

Berita Lainnya

Index