Relawan Jokowi Minta Presiden Copot Menteri dari NasDem: Ini Alasanya

Relawan Jokowi Minta Presiden Copot Menteri dari NasDem: Ini Alasanya

Metroterkini.com - Relawan Jokowi melayangkan surat terbuka pada Presiden Joko Widodo untuk memecat menteri dari Partai Nasional Demokrat (NasDem).

Para relawan menganggap bahwa NasDem yang mengusung Anies Baswedan sudah tak sejalan lagi dengan pemerintahan Jokowi.

"Sehubungan dengan pemeberitaan di media massa, mengenai deklarasi Partai NasDem tentang Anies Baswedan yang diusung jadi presiden 2024," kata salah satu relawan Jokowi, Fredi Moses Ulemlem dalam konferensi pers yang tayang di Youtube.

"Apa yang dilakukan NasDem sungguh membuat publik memanas bahkan dianggap tidak memikirkan sama sekali bangsa, karena deklarasi tersebut dilakukan saat Indonesia berduka," imbuhnya.

Lebih lanjut Fredi menyayangkan NasDem yang merupakan koalisi pemerintah dengan tiga menteri malah mengusung Anies di mana sedang diusur KPK terkait Formula E. Apalagi Anies sering kali direkatkan dengan politik identitas.

Diketahui tiga menteri NasDem yang kini menjabat di kabinet yakni Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, serta Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup (LHK) Siti Nurbaya Bakar.

Dengan berbagai tersebut, Relawan Jokowi memberikan rincian surat terbuka kepada Presiden Jokowi, antara lain:

1. Meminta Presiden Jokowi untuk mempertimbangakan aspirasi relawan.

2. Meminta Presiden untuk segera memberhentikan para menteri yang berasal dari partai NasDem.

3. Meminta visi misi presiden salah satunya adalah pemberantasan korupsi, agar kasus Formula E dapat dituntaskan.

4. Relawan akan terus mengawal kepentingan presiden sebagai kepala negara hingga selesai prisode.

5. Relawan tidak ingin bangsa dibuat kacau balau oleh para kelompok intoleran, radikalisme, dan pengusung khilafah.

Surat terbuka tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dilakukan di sebuah di Jakarta pada Senin (10/10/2022)

Hubungan NasDem-Jokowi Usai Usung Anies

Politikus Partai NasDem, Zulfan Lindan menyebutkan bahwa Presiden Joko Widodo tidak mempermasalahkan deklarasi Anies Baswedan.

"Bagaimana hubungan NasDem atau Pak Surya Paloh dengan Presiden Jokowi? enggak ada masalah, kalau mau deklarasi ini pun Pak Surya lapor ke presiden," ujar Zulfan di kanal YouTube Total Politik.

"Tidak ada kata jangan atau apa, jalan saja. Karena kita kan punya tanggung jawab mengawal pemerintahan ini sampai 2024. Jadi apapun selama sampai 2024 ini pasti NasDem bersama presiden," imbuhnya.

Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh membeberkan bahwa dirinya sudah berkomunikasi dengan Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi terkait pencalonan Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden yang akan diusung NasDem di Pilpres 2024.

"Ketika ditanya apakah saya sudah membicarakan apakah tanggapan beliau (Jokowi) terhadap pencalonan Anies. Beliau ucapkan 'baik bagus saya menghargai itu'. Jadi saya pikir itu lebih dari cukup," kata Surya di Kantor DPP Partai NasDem, Jakarta, Senin (3/10/2022).

Menurut Surya Paloh, bahwa komunikasinya dengan Jokowi selama ini intens dilakukan. Ia mengungkapkan bertemu Jokowi kurang lebih 10 hari lalu. Namun belakangan kondisi Surya sendiri sedang tidak fit.

Ke depan menurutnya, Surya akan menjalin lagi pertemuannya dengan Jokowi.

"Jadi memang waktu singkat saya juga akan bertemu kembali, karena memang komunikasi yang terjalin selama hampir 7 tahun lebih, 8,5 tahun itu berjalannya intens hampir rutin pertemuan saya," tuturnya. [**]

 

Berita Lainnya

Index