TKA China Masuk RI Saat Lebaran? Ini Kata Kemenhub

Ahad, 16 Mei 2021 - 00:25:34 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menyatakan ada kabar ratusan tenaga kerja asing (TKA) China kembali masuk Indonesia saat Lebaran, Kamis (13/5). Kabarnya ada 114 TKA, di antaranya 110 TKA China, dan masuk ke Indonesia menggunakan pesawat carter.

"Lagi-lagi TKA digelar karpet merah oleh pemerintah. Ini sangat menciderai rasa keadilan buruh indonesia," kata Presiden KSPI Said Iqbal dalam keterangan tertulis Sabtu (15/5/2021).

Mulai dari Menko, Menaker, hingga Dirjen Imigrasi dan Satgas COVID-19, dikatakan Iqbal diam seribu bahasa.

"Rasa untuk melindungi masyarakat dan buruh Indonesia atas nama protokol kesehatan ketat COVID-19 lenyap ditiup angin lalu, tak berdaya menghadapi TKA China yang datang saat lebaran. Hilang kegarangan para pejabat, yang sepertinya hanya berlaku untuk para penyekat di perbatasan kota," ujar Iqbal.

KSPI dan buruh Indonesia, lanjut Iqbal menolak masuknya TKA China yang bisa jadi unskill workers atau buruh kasar. Dia menilai TKA ini seperti kebal terhadap hukum Indonesia akibat telah berlakunya omnibus law UU Cipta Kerja klaster ketenagakerjaan, khususnya terkait TKA China yang mengatur bahwa buruh kasar masuk ke Indonesia tidak perlu lagi izin tertulis dari menteri.

Bagi buruh, datangnya TKA China sebuah ironi yang menyakitkan dan menciderai rasa keadilan. Apalagi terjadi di saat jutaan pemudik dihadang di perbatasan-perbatasan kota.

"Padahal buruh yang mudik tidak mencarter pesawat, tetapi membeli sendiri bensin motor dan makannya, di saat sebagian dari mereka uang THR-nya tidak dibayar penuh oleh pengusaha," tegasnya.

Merespons pernyataan asosiasi buruh tersebut, Kementerian Perhubungan pun buka suara. Juru bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati menegaskan pemerintah sudah melarang pesawat carter beroperasi selama masa larangan mudik. Termasuk yang membawa tenaga kerja asing dari luar negeri.

"Pesawat charter yang membawa TKA dari luar negeri sudah dihentikan sejak 5 Mei," tegas Adita, Sabtu (15/5). [**]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT