Metroterkini.com - Baliho Anggaran Dana Desa (ADD) disejumlah desa di Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, sampai hari ini tidak terpasang. Padahal Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo, menyatakan, bahwa setiap desa diwajibkan untuk memampangkan baliho yang memuat rencana sampai terrealisasinya dana desa.
Sejumlah masyarakat di Kecamatan Seunuddon yang tak ingin disebut namanya kepada wartawan, Rabu (29/11/2017) menyesalkan sikap geuchik yang sangat berani mengabaikan peraturan menteri di karenakan setiap Geuchik (kepala desa) di kecamatan tersebut, tidak memampangkan balinho penggunaan ADD. Padahal baliho itu wajib terpasang, karena semua rencana penggunaan sampai terealisasinya ADD dapat diketahui oleh masyarakat.
"Kalau baliho penggunaan ADD tidak terpasang disetiap desa, bagaimana masyarakat bisa mengetahui penggunaan ADD tersebut. Tidak terpasanganya baliho tersebut, berarti tidak ada keteransparanan penggunaan ADD yang dilakukan oleh Geuchik (kepala desa), dan bisa menimbulkan penilaian negatif ditegah-tengah masyarakat dan anehnya, kok berani ya kepala desa mengabaikan peraturan menteri, apa keberanian geuchik ada yang deking mungkin," terang warga setempat.
Sementara Ketua Forum Geuchik Kecamatan Seunuddon, Amiruddin Saat di konfirmasi oleh menjelaskan bahwa seluruh geuchik (Kepala desa) di kecamatan seunuddon sudah kita sampaikan agar memasang baliho di setiap meunasah.
"Sudah kita sampaikan dalam rapat di balai desa dan melalui SMS juga sudah kita imbau agar segera memasang baliho ADD di depan meunasah (Surau) Untuk lebih transparan pengunaan ADD tahun ini," ujar Geuchik Amir.
Saat Awak media ini menyumpai Tim pendamping Desa dan Pendamping Lokal desa Kecamatan Seunuddon. Tim PD Dan PLD menjelaskan jika baliho tersebut, ada desa yang sudah memasang dan ada juga yang belum memasang. Untuk desa yang belum memasang seperti desa Alue Kiran, Blang Tue'e, Paya Dua Uram, ketiga desa itu keterlabatan pemasangannya di karenakan ada perubahan RAB, sedangkan untuk desa Matang Jelikat dan Cot kafiraton, baliho sudah ada tapi belum dipasang.
Sedangkan untuk desa yang sudah memasang baliho, diantaranya, Desa Matang Puntong, Lhok Puuk. Ulee Rubek Barat, Matang Lada, Teupin Kuyuen. Ulee Rubek Timur, Bantayan, Alue Capli, Blangpha, Simpang peut, Lhokrambideng, Kede Simpang Jalan, Alue Barueh, Tanjong Dama, Cot Patisah. Merbo Puntong, Ulee Titi, Teupin Kuyuen. Mane Kawan, Paya Dua Ujong dan Desa Matang Karing, tapi untuk desa matang karieng balihonya sudah dipasang tapi sudah di rusak oleh angin beberapa hari yang lalu.
Geuchik Tanjong Pineung, Ilyas Saat di konfirmasi oleh media ini mengatakan menyangkut dengan baliho dana desa, sedang dalam proses percetakan, dikarenakan ada kendala sedikit tentang Rancangan Angaran Belanja yang harus di revisi.
"Baliho sedang kita cetak, Insyaallah dalam minggu depan ini akan kita pasang di papan informasi di meunasah," ujarnya.[khaini]