Air PDAM Bengkalis Macet Bikin Masyarakat Geram

Air PDAM Bengkalis Macet Bikin Masyarakat Geram

Metroterkini.com - Semakin hari pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bengkalis semakin mengecewakan, kemarin (14/4/16).

Kekecewaan ini dilontarkan seorang konsumen PDAM bernama Herianto yang mengaku sudah tiga hari pasokan air PDAM ke rumahnya mati.

Herianto yang diakrab disapa Eri Copang ini mengungkapkan. Selaku konsumen PDAM dirinya sangat kecewa dengan pelayanan PDAM.

"Apo hal PDAM ni, sudah tiga hari air tak mengalir ke rumah sayo," ujar Eri Copang menyampai keluh kesahnya ke metroterkini.com.

Kekecewaan serupa juga diungkapkan pengusaha launry Adibah di Jalan Sultan Syarif Kasim.

Usaha laundry yang sangat membutuhkan air menjadi terganggu akibat matinya pasokan air bersih dari PDAM.

Kondisi PDAM ini juga dikeluhkan  mantan anggota DPRD Bengkalis, Revolisa. Bahkan dalam sebuah kesempatan, Revolisa sudah menyampaikan masalah PDAM ini ke bupati Amril Mukminin.

Revolisa berharap di era kepemimpinan Amril, masalah klasik (kurangan bahan kimia dan air baku) PDAM bisa teratasi. Dengan demikian pelanggan dapat menikmati air bersih.

Menurut Revolisa, selain sering mati. Jika pun hidup, tekanannya juga lemah dan debitnya kecil.

"Masalah PDAM ini sudah saya sampaikan langsung ke Amril. Kita tunggu saja apa tindakannya," kata Revol saat berdiskusi masalah PDAM di Masjid Istiqomah Bengkalis, Kamis siang.

Sementara itu, Plt Direktur PDAM Bengkalis, M Yunus Zainal ketika dikonfirmasi Kamis sore membenarkan terganggunya pelayanan. Menurut M Yunus Zainal ini akibat bahan kimia untuk memurnikan air habis. Sementara, kontraktor pemenang lelang pengadaan bahan kimia selalu lambat mendatang bahan kimia tersebut.

"Kita kecewa dengan kontraktor pemenang tender pengadaan bahan kimia. Akibat putusnya bahan kimia pelayanan terganggu. Tapi, tadi sudah masuk. Mudah-mudahan hari air sudah bisa mengalir lagi ke rumah-rumah konsumen," kata M Yunus Zainal yang mengaku tengah berada di Jakarta. [rdi]

Berita Lainnya

Index