Bupati Rohil Hadiri Safari Dakwah Antisipasi Terorisme

Bupati Rohil Hadiri Safari Dakwah Antisipasi Terorisme

Metroterkini.com - Bupati Rokan Hilir H Suyatno AMP bersama Kapolres Rohil, Dandim 0321, dan sejumlah Kepala Dinas dan instansi Pemerintahan mengikuti safarai dakwah di masjid Al-Ikhlas Bagansiapaiapi, Kamis malam (18/3/16).

Safari Dakwah juga menghadirkan ustadz Abdurahman Ayub dan Ustaz Abdurahman Keken yang dipandu moderator oleh AKP Novaldi.

Dalam ceramahnya ustadz Abdurahman Ayub, mengisahkan pengelamannya yang sempat besentuhan dengan kelompok radikalisme, saat dirinya ingin memperdalami ilmu agama di STM Budi Utomo. Bahkan bagaimana saat beliau bertemu dengan ustaz Sulaiman Mahmud, yang mendapatkan mandat NII/DI, dari Daud Bereuh.

Pada tahun 1992, dirinya berencana melakukan tembak sembunyi lalu tidak dibenarkan Abu Bakar Baasir untuk eksen dilapangan karena dinilai punya bakat mengajak orang, padahal rencananya membunuh polisi, cukup tinggal 3 hari di kebun sawit.

Pada tahun 1996 hampir terjadi peperangan, tidak disetujui Abu Bakar Baasir, karena JI juga ada negara bayangan, terlalu cepat, lalu dimutasi di Australia, selama 5 tahun.

Di akhir petualanganya di Australia, Abdurahman Ayub berobah dan ditugaskan untuk merekrut termasuk ada bule di Pert 20 orang.  Abdurrahman Ayub tobat, perjalanan selama ini diakuinya salah, maka dia kembali kepada NKRI.

Abdurahman Ayub menambahkan , sekali lagi saya sampaikan, bahwa terorisme tidak boleh di kenali dari fisiknya. Pemahaman terorisme itu apa bila seseorang mengkafirkan orang lain, dan menentang pemerintah Indonesia dan mengajak berjihad persi mereka itu harus hati-hati. Biasanya mereka itu mengadakan sembunyi-sembuyi, dengan kelompok kecil kecil. Peran mereka adalah anak –anak remaja.

"Makanya saya sarankan kepada pengurus masjid untuk aktif mengadakan pengajian di masjid, sehingga anak-anak tidak belajar mengaji di luar, agar tidak terjumus dengan paham radikalisme tersebut. Untuk Rohil saat ini masih aman, bukan berarti selamanya tidak ada. Yang terpenting kita harus waspadalah,waspadalah,waspadalah," ungkapnya.

Sementara itu Bupati Rohil H Suyatno mengatakan, Ust Abdurahman Ayub beliau sangat pengalaman tentang Radikalisme. Soalnya, pada usia 17 tahun Abdurrahman Ayub sudah merantau ke Afganistan dan bergabung disana. 

"Jadi pahaman radikalisme dan terorisme saya pikir beliau mengertilah. Makanya, Allah menujukan jalan untuk beliau yang terbaik, selama ini beliau selalu saja didiknya kekerasan, Allah menujukan kepada beliau kejalan yang benar," kata Suyatno. [**adv]

Berita Lainnya

Index