Ampera Desak RAPP dan IKPP Ganti Rugi ke Warga

Ampera Desak RAPP dan IKPP Ganti Rugi ke Warga

Metroterkini.com - Massa yang tergabung dalam Amanat Penderitaan Rakyat (AMPERA) meminta Presiden Jokowi untuk ikut merasakan asap di Riau. Penderitaan masyarakat akibat kabut asap selama ini telah dirasakan masyarakat selama berbulan-bulan. Massa juga mendesak Jokowi untuk meminta ganti rugi kepada perusahaan yang selama ini telah menyengsarakan masyarakat.

Aksi massa Ampera yang berlangsung di Jalan Cut Nyak Dien, Pekanbaru Provinsi Riau, mendesak pemerintah agar perusahaan-perusahaan seperti perusahaan bubur kertas RAPP, IKPP, dan perusahaan HTI lainya yang terlibat pembakaran lahan mau bertanggung jawab atas kelalainya.

Selain itu, Ampera juga mendesak pemerintah baik pusat maupun Pemda Riau untuk transparan, mempublikasikan dan mengedukasi terhadap masyarakat, tentang konsekuensi status tanggap darurat bencana. Melakukan evakuasi dan ganti rugi terhadap korban bencana kabut asap.

Pemerintah saat ini menurut Ampera, terkesan melindungi perusahaan-perusahaan yang sudah jelas melanggar aturan dan melakukan pembakaran lahan di wilayah HPHTI dan HGU.

"Jangan lagi ada pembelaan terhadap perusak lingkungan, baik pemerintah, aparat penegak hukum, dimana hati nurani kalian, sudah jelas mereka (perusahaan-red)," ungkap Tata Haira SH, selaku Korlap AMPERA Riau.

Saat ini sudah banyak kerugian masyarakat Riau akibat ulah perusahaan perusak lingkungan. Kerugian terparah adalah efek jangka panjang yang diderita warga akibat menghirup asap.

"Kami minta agar perusahaan seperti IKPP, RAPP  dan anak perusahaanya, untuk mengganti kerugian baik secara materi maupun kesehatan masyarakat, yang sudah ditimbulkan akibat kebakaran lahan, dalam kurun waktu 18 tahun terakhir ini, efek asap ini bisa dirasakan setahun bahkan lima tahun mendatang," cetusnya.

Tata Haira menambahkan, pemerintah selama selalu berdalih saat ini kabut asap kiriman, tapi selama sebelum semuanya ulah perusahaan yang ada di Riau. [**]

 

Berita Lainnya

Index