Ahmad Syah Kecewa dengan Kinerja Diskes Tangani DBD

Ahmad Syah Kecewa dengan Kinerja Diskes Tangani DBD

Metroterkini.com  Penjabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie kecewa dengan kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis terkait pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui fogging, (18/9/15).

Dari laporan warga Dinas Kesehatan (Dinkes) terkesan lambat dalam menangani kasus  yang  jumlah korban gigitan nyamuk Aedes  Aegypti tersebut kian meningkat.

Sementara pihak Diskes baru bergerak setelah ada laporan dari pihak RSUD Bengkalis.

Akibat menunggu laporan RSUD, ada kawasan baru dilakukan fogging pasca penderitanya pulang ke rumah setelah memperoleh perawatan beberapa hari di RSUD Bengkalis.

Sementara di tempat lain, meskipun sudah diminta masyarakat, petugas Dinkes mengatakan tidak bisa memenuhinya dengan dalih belum ada laporan dari RSUD Bengkalis.

Terkait dengan itu Ahmad Syah kembali mengintruksikan Dinkes, khususnya Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan Lingkungan, untuk proaktif.

"Tidak Cuma menunggu. Harus jemput bola," kata Ahmad Syah, Jum'at pagi.

Ia menginstruksikan agar Diskes merespon laporan masyarakat, bukan menunggu laporan dari RSUD agar jumlah penderita tidak bertambah.

Ahmad Syah juga sudah menginstruksikan Direktur RSUD Bengkalis dan Kecamatan Mandau, Camat, Kepala Desa maupun untuk pro aktif melaporkan kepada Diskes atau UPT Puskesmas Diskes di masing-masing kecamatan, jika mengetahui ada warga yang terindikasi atau terserang DBD.

“Pokoknya semua harus saling berkoordinasi dan berkomunikasi. Mesti sama-sama jemput bola. Harus sama-sama bertindak cepat dan tepat. Tidak usah saling menunggu, apalagi saling menyalahkan. Kita tidak ingin ada korban jiwa karena terlambat dalam bertindak,” tegas Ahmad Syah.

Sementara itu berdasarkan keterangan keluarga korban DBD yang di rawat di RSUD Bengkalis, setiap hari korban DBD terus bertambah.

“Saat ini semua kamar di RSUD Bengkalis penuh. Dari jumlah pasien yang dirawat di sana, umumnya penderita DBD,” ujar sejumlah sumber yang berhasil dirangkum.

Di bagian lain juga diperoleh informasi, di sekitar Gang Karet, Gang Pisang dan Gang Kenanga Jalan Pertanian Bengkalis, jumlah penderita DBD terus bertambah.

Saat ini sudah ada 6 warga yang terserang. Seorang dewasa dan 5 orang anak-anak. Padahal sekitar 3 hari sebelumnya  hanya 3 orang.

Untuk mengantisipasi semakin meluasnya DBD di sekitar ketiga gang tersebut, menurut informasi sekitar pukul 09.00 WIB ini akan melakukan fogging di sana.

“Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan Lingkungan Diskes Bengkalis, Irawadi menginformasikan bahwa pagi ini sekitar pukul 09.00 WIB di kawasan Gang Karet, Gang Pisang dan Gang Kenanga akan difogging,” ujar Ustadz Awaluddin Hasibuan, warga Gang Pisang yang juga khawatir keluarganya ikut terkena DBD bila tidak segera dilakukan fogging. [rdi]

Berita Lainnya

Index