Pulau Rupat Riau Rawan Penyelundupan Narkoba

Pulau Rupat Riau Rawan Penyelundupan Narkoba

Metroterkini.com - Posisi Pulau Rupat Bengkalis Riau, yang berjarak hanya beberapa puluh menit dari Malaysia jika ditempuh dengan speedboat, masuk dalam daerah rawan penyelundupan narkoba dan obat-obat terlarang lainnya.

Untuk itu, warga masyarakat di pulau itu harus senantiasa waspada terhadap ancaman narkoba yang masuk melalui pelabuhan rakyat di pulau itu.

“Semua harus bahu membahu mengawasi agar celah yang ada tersebut tidak bisa dimanfaatkan oleh penyelundup sebagai pintu masuk narkoba dari negara luar melalui pulai Rupat ini,” pesan Penjabat Bupati Bengkalis, H Ahmad Syah Harrofie saat pembukaan pembekalan Ketua Rukun Tetangga/Rukun Warga (RT/RW) se-Kecamatan Rupat, (8/9) lalu.

Dihadapan 238 Ketua RT dan 91 Ketua RW se-Rupat yang madati Aula Gedung Medang Perkasa, Kantor Camat Rupat Kelurahan Batu Panjang.

“Masyarakat harus berani melaporkan kepada aparat penegak hukum bila mengetahui adanya aktivitas yang patut diduga kuat ada kaitannya dengan narkoba di lingkungan masing-masing,” harap Ahmad Syah.

Imbauan ini bukan tanpa alasan, sebab pada 2 Oktober 2013 petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mengamankan tiga orang berinisial RY, MR dan D di kawasan Jalan Serasi, Kelurahan Delima Pekanbaru dan menyita 3,8 Kg sabu. Barang haram tersebut diduga berasal dari luar negeri itu masuk melalui Pulau Rupat sebelum dibawa ke Pekanbaru melalui Dumai.

"Meskipun kejadiannya sudah lama, sangat wajar saya mewanti-wanti seluruh warga di Rupat dan Rupat Utara untuk waspada, waspada dan senantiasa waspada," ujarnya.  [rdi]

Berita Lainnya

Index