Metroterkini.com — Seorang bocah berusia 9 tahun, Alfi, dilaporkan tenggelam saat berenang di Kolam Renang Gabean (GBN), RT 23 Dusun Sei Sepoteh, Desa Ujungbatu Timur, Kecamatan Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu, Sabtu (27/9/2026).
Informasi sementara, Alfi merupakan putra Wawan, warga RT 19/RW 02 Dusun Pematang Puti, Desa Ujungbatu Timur. Korban disebut datang ke kolam renang bersama temannya, Rafi, setelah mencari berondolan kelapa sawit.
Korban diduga masuk ke kolam dewasa yang memiliki kedalaman lebih dari 2 meter. Tak lama kemudian, korban dilaporkan tenggelam.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian memberikan pertolongan dan membawa korban ke Rumah Sakit Awalbros Ujungbatu untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.
Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka di Jalan Meranti, Desa Ujungbatu Timur.
Kapolsek Ujungbatu AKP Buyung Kardinal mengatakan personelnya telah turun ke lokasi untuk memastikan kejadian tersebut.
"Tim sudah turun ke lokasi untuk memastikan kejadian," kata Buyung saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Sabtu (27/9/2026).
Buyung mengatakan pihaknya belum dapat memberikan keterangan resmi mengenai kronologi maupun penyebab kejadian karena proses pengecekan masih berlangsung.
Peristiwa tersebut turut mendapat perhatian dari sejumlah warga. Mereka menyoroti aspek pengawasan keselamatan di Kolam Renang Gabean, terutama terhadap anak-anak yang datang berenang.
"Sudah lama kami khawatir. Anak-anak sering ke sana sendirian, tidak ada penjaga yang mengawasi. Kini hal buruk sudah terjadi," ujar seorang warga.
Namun, mengenai kondisi pengawasan saat kejadian, termasuk ada atau tidaknya petugas di lokasi, masih menunggu keterangan resmi dari pihak terkait.
Kolam Renang Gabean diketahui dikelola oleh Baja Marulak Nainggolan, yang disebut merupakan anggota DPRD Kabupaten Rokan Hulu dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Hingga berita ini disusun, pihak pengelola belum memberikan keterangan terkait peristiwa tersebut.
Polisi masih melakukan pengecekan di lokasi untuk memastikan kronologi dan penyebab kejadian.[man]