Metroterkini.com - Inspektorat Kabupaten Bengkalis telah melakukan mereview seluruh proyek Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bengkalis tahun anggaran 2025 yang masih tunda bayar.
Kepala Inspektorat Kabupaten Bengkalis Radius Akima saat dihubungi awak media ini, Kamis (16/4/2026) siang mengatakan, review tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa proyek yang digulirkan OPD berjalan sesuai aturan, efisien, akuntabel sebelum dilakukan pembayaran.
Menurut Radius, pihaknya mulai melakukan review pada Januari 2026 dan selesai pada Maret. Hasil review sudah diserahkan ke Badan Pengelola Asset Keuangan Daerah (BPKAD).
Namun, Radius tidak ingat berapa jumlah proyek yang direview dan anggarannya.
"Review sudah selesai. Hasilnya sudah diserahkan bulan Maret ke BPKAD. Soalnya jumlah dan anggaran saya tak ingat," kata Radius Akima.
Sementara itu, Kepala BPKAD Aready ketika dihubungi melalui pesan WhatsApp belum dibaca. Saat dihubungi melalui telepon seluler, nomornya yang dihubungi tersambung, tapi tidak diangkat.
Dilain pihak para kontraktor pelaksana proyek yang sudah menyelesaikan pekerjaan sampai saat ini belum menerima pembayaran. Mereka menunggu dalam ketidakpastian.
"Pekerjaan sudah selesai pada Desember 2025, sampai sekarang belum dibayar," ujar salah seorang rekanan meminta namanya tidak ditulis.
Sementara beberapa sumber dilingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis mengeluh tentang keuangan Pemda Bengkalis yang tak kunjung membaik. Ia mengatakan, sampai saat ini gaji bulan April masih belum cair, sedangkan insentif sudah tidak bulan belum cair.
Menurutnya, yang membuat kondisi keuangan Bengkalis tidak baik-baik saja diduga kebijakan pusat yang lambat mentransfer dana bagi hasil.
"Jangankan uang proyek, gaji bulan April dan insentif sudah tiga bulan belum cair," kata seorang ASN seakan menggambarkan kondisi keuangan Pemda Bengkalis yang sedang tidak baik-baik saja. (Rudi)